Sempat viral guru seberangi sungai pakai tali sling, jembatan darurat Desa Bah Aceh Tengah kini lebih aman

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 14 Januari 2026 | 11:51 WIB
Akses Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah yang sempat terisolir kini mulai terbuka dengan akses jembatan bailey (Instagram/sinta_shaa)
Akses Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah yang sempat terisolir kini mulai terbuka dengan akses jembatan bailey (Instagram/sinta_shaa)

Di Desa Burlah, misalnya, warga bersama personel TNI membangun jembatan kayu balok agar pejalan kaki dan kendaraan kecil bisa melintas dengan lebih aman.

Sempat viral di hari pertama sekolah

Sebelumnya, perjuangan para guru di Aceh Tengah menjadi sorotan publik usai video mereka viral di media sosial.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @rahmisasmitasari pada Senin, 5 Januari 2026.

Dalam video itu, dua orang guru tampak menyeberangi sungai berarus deras menuju Desa Bah dengan menggunakan tali sling, dibantu warga dan aparat TNI.

Baca Juga: Teguran saat lewati banjir berujung dugaan penganiayaan, sejoli di Jakarta Utara alami luka lebam

Aksi tersebut dilakukan demi bisa mengajar di hari pertama sekolah pascabencana.

“Hari pertama sekolah pascabencana banjir bandang dan longsor, 5 Januari 2026. Spot jantung ngeri-ngeri sedap,” tulis akun tersebut dalam caption.

Teriakan histeris sang guru saat tali sling melambat di tengah sungai pun menggambarkan betapa berbahayanya akses yang harus mereka lalui.

Pemulihan akses jadi kunci aktivitas warga

Selama berminggu-minggu pascabencana, tali sling menjadi satu-satunya akses utama bagi warga Desa Bah dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga: Di hadapan Wapres Gibran, mahasiswa Kalsel bongkar 180 dugaan tambang ilegal dan soroti banjir tahunan

Kondisi tersebut sangat berisiko, mengingat lebar sungai dan derasnya arus air.

Terputusnya jembatan akibat banjir bandang dan longsor tak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak besar pada aktivitas pendidikan, ekonomi, serta layanan kesehatan.

Dengan dibangunnya jembatan darurat yang lebih aman, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal, mulai dari anak-anak yang bersekolah, distribusi hasil pertanian, hingga akses warga menuju fasilitas kesehatan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X