GENMILENIAL.ID — Kondisi pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh Tengah pada akhir November 2025 lalu perlahan mulai menunjukkan titik terang.
Sejumlah akses vital yang sempat terputus kini mulai dipulihkan, termasuk jalur penghubung menuju desa-desa terisolir.
Salah satu yang sempat menyita perhatian publik adalah akses menuju Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, yang sebelumnya hanya bisa dilalui menggunakan tali sling di atas sungai berarus deras.
Akses ekstrem tersebut sempat viral setelah diunggah oleh seorang guru yang hendak mengajar ke sekolah di seberang sungai.
Kini, kabar baik datang dari wilayah tersebut. Jembatan darurat yang lebih aman telah dibangun, sehingga warga dan tenaga pendidik tak lagi harus mempertaruhkan nyawa demi beraktivitas.
Jembatan Bailey darurat mulai bisa dilalui
Kabar terbaru disampaikan langsung oleh salah satu guru yang sebelumnya viral di media sosial. Melalui akun Instagram pribadinya, @sinta_shaa, ia membagikan video pembangunan jembatan darurat di Desa Bah pada Selasa, 13 Januari 2026.
“Alhamdulillah besok ke sekolah nggak naik sling lagi,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak alat berat sedang bekerja di sekitar sungai, sementara jembatan bailey darurat telah terpasang dan bisa dilalui.
Beberapa kendaraan roda dua hingga roda empat terlihat berhenti dan melintas di atas jembatan tersebut.
Tak hanya di Desa Bah, pembangunan jembatan darurat juga dilakukan di beberapa titik lain di Aceh Tengah.
Artikel Terkait
Lumpur pascabanjir masih jadi PR besar, Mendagri dorong tambahan 15 ribu personel TNI-Polri
Edukasi anak-anak korban bencana di Aceh, influencer Virdian Aurellio yakin kesadaran ekologis generasi muda mulai tumbuh
Viral sinkhole di Sumbar, warga berebut air yang dipercaya berkhasiat meski berisiko
Rangka jembatan gantung jadi tumpuan anak-anak Aceh Tengah demi bisa sekolah
Bikin terharu, anak-anak TK di Aceh Tamiang nyanyikan lagu penyemangat untuk prajurit TNI pembersih sisa banjir
Cerita penyintas banjir bandang Aceh Tamiang: Dikira banjir biasa, kami tak punya persiapan
Influencer King Abdi ungkap kebutuhan mendesak warga Aceh Tamiang, bukan hanya makanan tapi obat penyakit kulit