Namun, berdasarkan penelusuran, banjir di Kabupaten Banjar memang masih meluas dan berdampak pada ribuan warga.
Banjir rendam 9 kecamatan di Kabupaten Banjar
Berdasarkan data terkini, banjir di Kabupaten Banjar telah merendam sedikitnya sembilan kecamatan yang mencakup 121 desa dan kelurahan. Kondisi tersebut tercatat hingga Rabu, 7 Januari 2026.
Baca Juga: Tali jembatan darurat putus di Aceh Tengah, relawan terjatuh saat salurkan bantuan ke desa terisolir
Sebanyak 43.469 kepala keluarga (KK) atau sekitar 122.353 jiwa dilaporkan terdampak akibat bencana banjir tersebut.
Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama meluasnya genangan air di wilayah itu.
Tak hanya merendam rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses jalan, kegiatan ekonomi, hingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Status tanggap darurat diperpanjang
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir hingga 12 Januari 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menyebut, perpanjangan status tanggap darurat dilakukan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Langkah tersebut mencakup distribusi logistik, layanan kesehatan, serta upaya penanganan wilayah terdampak banjir agar kondisi dapat segera pulih.
Hingga kini, aparat terkait masih terus melakukan pemantauan di lapangan sembari mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.***
Artikel Terkait
Rumah lenyap diterjang banjir bandang, warga Desa Suka Jadi Aceh Tamiang: Tinggal tangga dan kamar mandi
Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG
Banjir hampir capai atap rumah di Cilegon, BPBD soroti drainase minim dan dugaan jalur air ke laut ditutup
Warga Aceh Timur terpaksa sewa beko Rp600 ribu per jam untuk bersihkan lumpur sisa banjir bandang
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir bandang terjang rumahnya: Air datang usai subuh hingga momen kelaparan
Kayu gelondongan jadi jembatan relawan salurkan bantuan untuk korban banjir Aceh
'Saya mau pulang ke mana?' Pilu warga Pidie Jaya usai rumah hancur diterjang banjir dan bantuan hilang