Kayu gelondongan jadi jembatan relawan salurkan bantuan untuk korban banjir Aceh

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 4 Januari 2026 | 17:51 WIB
Puing kayu gelondongan yang turut terbawa arus banjir akhir November 2025 (Instagram/ummievinasution)
Puing kayu gelondongan yang turut terbawa arus banjir akhir November 2025 (Instagram/ummievinasution)

GENMILENIAL.ID — Lebih dari sebulan pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, upaya penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak masih terus dilakukan.

Relawan dan pemerintah berjibaku memastikan kebutuhan dasar warga, terutama logistik pangan, tetap terpenuhi meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan di lapangan.

Salah satu tantangan terbesar dalam distribusi bantuan adalah akses menuju permukiman warga yang rusak parah akibat terjangan banjir bandang.

Lumpur tebal, genangan air, hingga tumpukan kayu gelondongan menjadi hambatan nyata bagi relawan saat menyalurkan bantuan sembako.

Baca Juga: Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir bandang terjang rumahnya: Air datang usai subuh hingga momen kelaparan

Momen perjuangan relawan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @ummievinasution pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Video tersebut memperlihatkan kondisi permukiman warga di Aceh yang dipenuhi kayu-kayu besar sisa banjir.

Kayu gelondongan menutup jalan dan halaman rumah

Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu membawa material dalam jumlah besar, mulai dari lumpur hingga kayu gelondongan berbagai ukuran.

Dalam video itu, terlihat jalan aspal dan halaman rumah warga terhalang genangan air serta tumpukan kayu yang berserakan.

Baca Juga: Viral gelembung gas muncul di Gunong Cut Nagan Raya pascabanjir, Pemkab turunkan tim dan pasang garis polisi

Tak sedikit kayu yang masih lengkap dengan akar pohon, menandakan kuatnya arus banjir yang menyeretnya dari kawasan hulu.

Jalan yang posisinya lebih tinggi dari halaman rumah warga pun tampak rusak akibat dihantam air bercampur material berat.

“Dari mana ya bu kami mau ngasih sembako. Ibu naik ke atas dari mana jalannya? Ini sampai terangkat akar pohonnya,” ucap perekam video dengan nada prihatin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X