Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 2 Januari 2026 | 18:18 WIB
Banjir susulan yang masih terjadi di Sumatera Barat (Instagram/zeki_satria)
Banjir susulan yang masih terjadi di Sumatera Barat (Instagram/zeki_satria)

GENMILENIAL.ID — Belum tuntas penanganan banjir besar yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025, sejumlah wilayah kembali diterjang banjir susulan pada awal Januari 2026.

Kondisi ini menambah beban warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Salah satu wilayah terdampak kembali adalah Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Selain banjir, longsor kembali terjadi dan memperparah dampak kerusakan di kawasan permukiman warga.

Baca Juga: Terisolir pascabanjir dan longsor, warga Dusun Lelabu Aceh Tengah mendayung sampan berjam-jam demi bertahan hidup

Lumpur dan bongkahan batu tutupi jalan di Maninjau

Banjir yang terjadi kali ini di Maninjau membawa material lumpur tebal dan bongkahan batu beragam ukuran.

Endapan material tersebut menutup badan jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @zeki_satria pada Jumat, 2 Januari 2026, terlihat kondisi jalan di Pasar Maninjau yang berubah menjadi aliran air bercampur lumpur.

Longsoran tanah juga dilaporkan terjadi di sekitar pemukiman warga.

Baca Juga: Diteror bangkai ayam hingga bom molotov, DJ Donny balik sentil pelaku dan dapat kritik pedas Ketua Ormas

“Kesekian kalinya longsor hempas Maninjau, tepatnya di Pasar Maninjau, Kenagarian Maninjau. Pagi ini kondisinya makin parah,” tulis akun tersebut.

Arus air yang cukup deras tampak mengalir di tengah jalan, memperlihatkan betapa rawannya wilayah tersebut terhadap bencana susulan, terutama saat hujan intensitas sedang hingga lebat kembali mengguyur.

Air deras masuk permukiman warga Kuranji, Padang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X