Jalan berlumpur hambat pemulihan listrik, warga Arul Badak Aceh Tengah gotong royong tarik truk PLN

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 29 Desember 2025 | 11:11 WIB
Warga Desa Arul Badak membantu mobil PLN melewati jalan yang rusak saat akan perbaiki listrik (Instagram/lintas_gayo)
Warga Desa Arul Badak membantu mobil PLN melewati jalan yang rusak saat akan perbaiki listrik (Instagram/lintas_gayo)

Aksi warga Arul Badak tersebut menjadi potret nyata semangat gotong royong di tengah keterbatasan.

Meski terdampak bencana dan akses jalan belum pulih, warga tetap bahu-membahu membantu petugas demi percepatan pemulihan listrik di desa mereka.

Baca Juga: Belum ada tersangka di kasus dugaan korupsi kuota haji, Bambang Widjojanto: Publik dan pencari keadilan dibuat menunggu

Perbaikan jaringan listrik menjadi kebutuhan mendesak, mengingat listrik berperan penting untuk penerangan, komunikasi, hingga aktivitas pemulihan pascabanjir.

93 Desa di Aceh Tengah masih alami gangguan listrik

Menurut laporan PLN ULP Takengon, hingga akhir Desember 2025 masih terdapat sekitar 93 desa di Aceh Tengah yang mengalami gangguan kelistrikan.

Hambatan utama perbaikan jaringan adalah kondisi medan menuju desa-desa tersebut yang masih sulit dijangkau.

Selain itu, potensi longsor susulan di tanah yang masih labil serta curah hujan yang belum stabil membuat akses jalan kerap berubah di lapangan.

Baca Juga: Antisipasi KLB penyakit pascabanjir, eks Ketum PB IDI ingatkan pelayanan kesehatan harus dekat dengan posko pengungsian

Data Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga mencatat, dari total 295 perkampungan warga, masih ada 41 desa yang terisolasi akibat rusaknya akses jalan darat.

Bahkan, tiga desa di Kecamatan Bintang—yakni Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel—hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

Untuk wilayah-wilayah tersebut, distribusi bantuan hingga kini masih mengandalkan jalur udara dan danau.

Update korban banjir dan longsor di Sumatera

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat per Minggu sore, 28 Desember 2025, total korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.140 orang.

Baca Juga: Sebulan pascabanjir bandang, warga Desa Babo Aceh Tamiang masih butuh baju hingga tenda pengungsian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X