Banjir bandang hantam Agam lagi, Sungai Maninjau penuh batu dan kayu hantam permukiman

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 26 Desember 2025 | 21:23 WIB
Banjir bandang dengan material kayu hingga batu kembali menghantam Agam, Sumatera Barat (Instagram/info_agam - pdg24jam)
Banjir bandang dengan material kayu hingga batu kembali menghantam Agam, Sumatera Barat (Instagram/info_agam - pdg24jam)

Beberapa warga terlihat berdiri di lokasi yang lebih tinggi sambil memantau arus, sementara lainnya memilih menjauh dari sungai karena khawatir banjir susulan.

Baca Juga: Berstatus objek vital nasional, PT Dahana uji kesiapan karyawan hadapi skenario darurat

“Airnya cepat sekali naik, bawa batu dan kayu,” terdengar suara dalam salah satu video yang beredar, menggambarkan situasi mencekam saat banjir kembali datang.

Peristiwa ini mempertegas bahwa wilayah Maninjau dan sekitarnya masih sangat rentan terhadap banjir bandang, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam waktu lama.

Air surut, lumpur dan bongkahan batu tertinggal

Sekitar pukul 18.10 WIB, air dilaporkan mulai surut dan akses jalan perlahan kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meski demikian, warga diminta tetap berhati-hati karena sisa banjir berupa lumpur basah dan bongkahan batu masih berserakan di jalan serta pekarangan rumah.

Baca Juga: Banjir Sungai Ciasem kembali terulang, polisi tekankan respons cepat dan kewaspadaan warga bantaran sungai

Video lain yang diunggah akun Instagram @pdg24jam memperlihatkan kondisi sungai yang dipenuhi material batu pascabanjir.

“Dua kali diterjang galodo. Sungai penuh sama batu, lumpur di Maninjau, guys,” ujar perekam video dalam unggahan tersebut.

Data korban banjir Sumatera masih tinggi

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga 25 Desember 2025, korban meninggal dunia akibat rangkaian banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.135 jiwa, dengan 173 orang masih dinyatakan hilang.

Dari jumlah tersebut, Aceh mencatat 503 korban meninggal, Sumatera Utara 371 orang, dan Sumatera Barat 261 orang.

Baca Juga: Sebulan berlalu, warga Aceh Tamiang ceritakan detik-detik 18 orang bertahan di atap rumah saat banjir datang

Untuk wilayah Sumatera Barat, Kabupaten Agam menjadi daerah dengan korban terbanyak, yakni 163 orang meninggal dan 38 orang masih dinyatakan hilang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X