GENMILENIAL.ID — Upaya pemulihan ekonomi warga Sumatera pascabanjir bandang akhir November 2025 terus dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan mendistribusikan hasil tani ke luar daerah.
Namun di balik inisiatif tersebut, influencer sekaligus aktivis kemanusiaan Ferry Irwandi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan rantai suplai agar langkah pemulihan tidak justru memicu persoalan baru di pasar.
Ferry sebelumnya terlibat langsung dalam pengiriman puluhan ton komoditas cabai dari Aceh menuju wilayah luar daerah, termasuk Jakarta.
Baca Juga: Polres Subang patroli dan cek gereja, pastikan perayaan Natal 2025 aman dan kondusif
Meski demikian, ia menegaskan bahwa distribusi hasil tani tidak boleh dilakukan secara serampangan, terutama jika berpotensi menimbulkan over supply dan merugikan petani di wilayah lain.
Distribusi untuk pemulihan, bukan sekadar kirim barang
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @irwandiferry, pada Rabu, 24 Desember 2025, Ferry menjelaskan bahwa langkah distribusi hasil tani yang dilakukan bersama Rumah Tani bertujuan utama untuk menggerakkan kembali ekonomi dasar warga terdampak bencana.
“Seperti yang teman-teman ketahui, kita sama Rumah Tani itu sudah mengambil berpuluh ton cabai,” ujar Ferry.
Baca Juga: H-1 Natal 2025, arus lalu lintas Tol Cipali lancar dengan dominasi arah Cirebon
Ia menyebutkan bahwa hasil tani tersebut tidak seluruhnya disalurkan ke Jakarta, melainkan disebar ke berbagai titik distribusi di luar ibu kota guna menjaga keseimbangan pasar.
“Plotting-nya kita sebar ke berbagai titik di luar Jakarta,” imbuhnya.
Warga pedalaman terdesak jual hasil tani
Ferry menyoroti kondisi warga di sejumlah wilayah pedalaman Sumatera yang terdampak parah akibat bencana.
Rusaknya akses jalan dan infrastruktur memaksa sebagian warga menempuh perjalanan puluhan kilometer hanya untuk menjual hasil tani demi bertahan hidup.
Artikel Terkait
Kontroversi Ferry Irwandi vs Anggota DPR Endipat Wijaya soal aksi udunan warga Rp10 miliar untuk korban bencana Sumatera
Ferry Irwandi ungkap harapan baru warga Aceh Tengah, panen cabe bangkitkan ekonomi pascabencana
Ferry Irwandi ungkap fakta lapangan pascabencana Sumatera, salurkan donasi Rp10 miliar untuk korban
Belajar dari Swiss dan Jepang, Ferry Irwandi soroti bahaya gelondongan kayu pascabanjir Sumatera
Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir
Tangis pilu nenek di Aceh Tamiang, tabungan umrah hasil nabung receh hanyut tersapu banjir
Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri