Warga sempat terseret arus, evakuasi berlangsung dramatis
Dalam banjir susulan ini, sejumlah warga dilaporkan sempat terseret arus deras. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kuatnya aliran air sungai.
“Proses evakuasi warga yang terdiri dari 2 perempuan dan 6 laki-laki. Walaupun sempat terseret arus, warga tersebut berhasil selamat,” tulis keterangan unggahan @infopastiminang_.
Dalam video yang beredar, terlihat setidaknya tiga orang terbawa arus karena tidak kuat berpegangan pada tali pengaman saat mencoba menyeberang. Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi oleh petugas dan relawan.
Warga yang sempat hanyut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sementara enam orang lainnya kini berada di posko pengungsian.
Baca Juga: Tolak uang dan makanan, pengungsi Aceh Tamiang ini hanya minta mukena agar bisa salat
BNPB siapkan modifikasi cuaca
Untuk menekan potensi banjir susulan, BNPB menyatakan akan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Sumatera Barat.
Sebanyak tiga hingga empat pesawat disiapkan untuk melakukan intervensi cuaca di sekitar Kota Padang.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan, sehingga mempermudah proses penanganan darurat dan mempercepat pemulihan pascabanjir.
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama warga yang bermukim di sekitar sungai dan daerah rawan longsor.***
Artikel Terkait
BNPB: Korban meninggal banjir dan longsor di Sumatera tembus 990 jiwa, upaya pencarian terus dilakukan
Kayu menumpuk jadi kendala, Gubernur Aceh ungkap Tim China sulit deteksi jenazah korban banjir
Pilu korban banjir Aceh Tamiang berteduh di bawah terpal, seorang ibu mengaku tak butuh uang
Air mata relawan menetes, permintaan dua selimut bocah korban banjir Aceh: Satu untuk mamak
Susuri pesisir Aceh Utara pasca banjir bandang, Menko Zulhas tegaskan hutan lindung tak boleh dirusak
Lelah makan mi di pengungsian, sepiring nasi Padang jadi 'hari raya' bagi korban banjir Aceh Tamiang
Pengungsi Aceh jamui relawan dari dapur umum, kisah berbagi di tengah duka banjir bikin haru