Susuri pesisir Aceh Utara pasca banjir bandang, Menko Zulhas tegaskan hutan lindung tak boleh dirusak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 14 Desember 2025 | 18:34 WIB
Menyoroti Menko Pangan, Zulkifli Hasan yang kunjungan kerja ke pesisir Aceh Utara, daerah yang terdampak bencana banjir bandang (Instagram.com/@trendingbuzz.id)
Menyoroti Menko Pangan, Zulkifli Hasan yang kunjungan kerja ke pesisir Aceh Utara, daerah yang terdampak bencana banjir bandang (Instagram.com/@trendingbuzz.id)

GENMILENIAL.ID — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, kembali menjadi sorotan publik setelah melakukan kunjungan kerja ke wilayah pesisir Aceh Utara yang terdampak banjir bandang.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga pada upaya pencegahan jangka panjang melalui perlindungan lingkungan.

Aceh Utara diketahui menjadi salah satu daerah terdampak banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

Baca Juga: Bahagia dalam kesederhanaan, senyum 2 bocah pengungsi Aceh mekar saat terima madu dan kurma

Sejumlah desa pesisir mengalami kerusakan, memaksa warga mengungsi ke posko darurat di tepi pantai.

Menyusuri lokasi bencana lewat jalur darat

Pada Minggu, 14 Desember 2025, Menko Zulhas menempuh perjalanan darat untuk menyusuri wilayah terdampak banjir dan longsor di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.

Ia mendatangi langsung posko pengungsian yang berada di kawasan pesisir pantai.

Di lokasi tersebut, Zulhas berdialog dengan warga terdampak bencana. Ia mencatat berbagai keluhan masyarakat sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi di posko pengungsian.

Baca Juga: Skandal WO Ayu Puspita: 207 Korban mengadu ke polisi, kerugian tembus Rp11,5 miliar

Salurkan bantuan kebutuhan dasar

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menyalurkan sejumlah bantuan bagi para korban bencana.

Bantuan yang diberikan meliputi sarung, mukena, beras, biskuit, telur, popok bayi, pembalut perempuan, obat-obatan, hingga pasokan air bersih.

Zulhas menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama pemerintah pusat dalam masa tanggap darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X