GENMILENIAL.ID — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, kembali menjadi sorotan publik setelah melakukan kunjungan kerja ke wilayah pesisir Aceh Utara yang terdampak banjir bandang.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga pada upaya pencegahan jangka panjang melalui perlindungan lingkungan.
Aceh Utara diketahui menjadi salah satu daerah terdampak banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.
Baca Juga: Bahagia dalam kesederhanaan, senyum 2 bocah pengungsi Aceh mekar saat terima madu dan kurma
Sejumlah desa pesisir mengalami kerusakan, memaksa warga mengungsi ke posko darurat di tepi pantai.
Menyusuri lokasi bencana lewat jalur darat
Pada Minggu, 14 Desember 2025, Menko Zulhas menempuh perjalanan darat untuk menyusuri wilayah terdampak banjir dan longsor di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.
Ia mendatangi langsung posko pengungsian yang berada di kawasan pesisir pantai.
Di lokasi tersebut, Zulhas berdialog dengan warga terdampak bencana. Ia mencatat berbagai keluhan masyarakat sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi di posko pengungsian.
Baca Juga: Skandal WO Ayu Puspita: 207 Korban mengadu ke polisi, kerugian tembus Rp11,5 miliar
Salurkan bantuan kebutuhan dasar
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menyalurkan sejumlah bantuan bagi para korban bencana.
Bantuan yang diberikan meliputi sarung, mukena, beras, biskuit, telur, popok bayi, pembalut perempuan, obat-obatan, hingga pasokan air bersih.
Zulhas menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama pemerintah pusat dalam masa tanggap darurat.
Artikel Terkait
Zulhas soroti potensi ekonomi Rp86 triliun di balik program MBG, Indonesia bisa tiru pola Brasil dukung petani lokal
Zulhas sebut program MBG bisa naikkan IQ dan cerdaskan masyarakat Indonesia
Zulhas tanggapi kritik penanganan bencana Sumatera: Akses sulit, arahan Presiden harus gerak cepat di lapangan
Putra Aceh kembali mengabdi, Kombes Pol Dedy Tabrani resmi dilantik jadi Kepala BNNP Aceh
Pilu korban banjir Aceh Tamiang berteduh di bawah terpal, seorang ibu mengaku tak butuh uang
Relakan mobil dinas demi kader Posyandu, Kang Rey tegaskan kesehatan warga tak boleh sekadar seremonial
Air mata relawan menetes, permintaan dua selimut bocah korban banjir Aceh: Satu untuk mamak