Banjir bandang kembali terjang Batu Busuk Padang, arus deras jebol tanggul dan seret warga

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 15 Desember 2025 | 21:59 WIB
Banjir bandang kembali menerjang Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu sore, 14 Desember 2025 (Instagram/infopastiminang_)
Banjir bandang kembali menerjang Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu sore, 14 Desember 2025 (Instagram/infopastiminang_)

GENMILENIAL.ID — Banjir bandang kembali melanda Kota Padang, Sumatera Barat. Kali ini, kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, terdampak luapan Sungai Batang Kuranji setelah hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang hari, Minggu sore, 14 Desember 2025.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, ketika debit air di Bendungan Nago Sungai Batang Kuranji meningkat drastis hingga menjebol tanggul.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan derasnya arus banjir yang mengalir cepat dan membahayakan keselamatan warga di sekitar aliran sungai.

Baca Juga: Jembatan Bailey Teupin Mane mulai difungsikan, akses bantuan ke Bener Meriah kembali terbuka

“Air hampir meluap usai diguyur hujan seharian dengan intensitas sedang sampai deras, sampai sekarang masih hujan,” tulis akun Instagram @infopastiminang_ dalam unggahannya.

BPBD Padang imbau warga sekitar DAS mengungsi

Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kota Padang langsung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera menjauh dari bantaran sungai.

Warga yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) diminta mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kepada masyarakat yang tinggal di aliran sungai, baik itu Batu Busuk, Batang Kuranji, dan Lubuk Miturun diharapkan menjauh,” demikian pengumuman BPBD Kota Padang.

Baca Juga: Pengungsi Aceh jamui relawan dari dapur umum, kisah berbagi di tengah duka banjir bikin haru

BPBD juga mengingatkan bahaya tambahan bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berdekatan dengan jaringan listrik.

“Terutama masyarakat yang tinggal di daerah sungai bertepatan dengan aliran listrik, diharapkan menjauh segera,” lanjut peringatan tersebut.

Diketahui, sebagian warga sebenarnya telah diungsikan sejak banjir besar yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Namun, sejumlah warga kerap kembali ke rumah untuk mengecek kondisi bangunan dan barang milik mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X