Diundang podcast Denny Sumargo, keluarga santri korban pembakaran di Lombok Tengah dicegat polisi di Bandara

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 10 Juli 2026 | 17:16 WIB
Denny Sumargo ungkap keluarga santri yang dibakar di Lombok Tengah batal ke Jakarta (Instagram/sumargodenny)
Denny Sumargo ungkap keluarga santri yang dibakar di Lombok Tengah batal ke Jakarta (Instagram/sumargodenny)

GENMILENIAL.ID – Keluarga ADR (14 tahun) dan almarhum SAH (14 tahun), santri korban pembakaran di Lombok Tengah, batal berangkat ke Jakarta untuk memenuhi undangan podcast Denny Sumargo.

Rombongan yang dijadwalkan terbang ke Jakarta itu dicegat oleh pihak kepolisian saat berada di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu, 8 Juli 2026.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, disebutkan bahwa kedua korban bersama orang tuanya kemudian dibawa kembali ke RS Bhayangkara untuk melanjutkan perawatan medis.

Baca Juga: Akun medsos Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen digeruduk warganet, buntut 3 anggotanya viral berjoget di medsos

“Kedua korban dan orang tuanya dibawa oleh Polda NTB ke RS Bhayangkara dengan alasan untuk dirawat, tapi di sana korban hanya disuruh duduk dan tidur tanpa perawatan apa pun,” tulis keterangan pada unggahan akun Instagram @kahar_uddinabbas.

Diundang podcast karena kasus mandek

Denny Sumargo melalui unggahannya mengaku bahwa timnya menerima informasi terkait batalnya keberangkatan keluarga korban ke Jakarta.

Menurutnya, keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut sejak sekitar tujuh hingga delapan bulan lalu, namun belum menemukan titik terang.

Baca Juga: 500 Bingkisan baksos warnai Kemah Bela Negara Garut, warga terbantu aksi sosial BNPT

“Kasus ini, menurut keluarga korban sudah dilaporkan sudah sekitar 7 sampai 8 bulan lalu tapi tidak ada titik terangnya,” ucap Denny dalam video yang diunggah pada hari yang sama.

Ia menyebut, karena kasus tersebut ramai diperbincangkan warganet, pihaknya berinisiatif mengundang keluarga korban untuk berbincang di kanal YouTube miliknya.

“Kami memutuskan untuk membelikan tiket dan menyiapkan akomodasi agar keluarga bisa datang ke Jakarta, tepatnya hari ini. Namun, gue mendapat kabar bahwa mereka tidak boleh berangkat,” lanjutnya.

“Kenapa mereka tidak boleh berangkat? Apa yang sebenarnya terjadi?” sambungnya.

Baca Juga: Kementerian PU lakukan investigasi hingga beri sanksi pembocor surat dinas bikin geram warganet: Rakyat Indonesia mengawasi kalian!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X