Pantauan di lapangan dan unggahan media sosial menunjukkan antusiasme warga saat jembatan darurat ini mulai digunakan.
Sejumlah warga terlihat melintas, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor.
Untuk menjamin keselamatan, petugas melakukan penjagaan di kedua ujung jembatan guna mengatur arus lalu lintas.
Kendaraan roda empat dan truk bantuan diperbolehkan melintas dengan catatan mematuhi batasan tonase yang telah ditetapkan.
Penggunaan jembatan Bailey ini bersifat sementara, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen yang direncanakan sebagai solusi jangka panjang.
Simbol harapan baru warga terdampak
Momen dibukanya kembali akses ini viral di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @infobandaaceh.
Warganet menyambut positif difungsikannya jembatan tersebut sebagai titik awal pemulihan wilayah terdampak.
“Masya Allah, semoga titik awal memberikan bantuan dengan cepat,” tulis akun @smile**.
Baca Juga: Tak perlu pikir biaya, Pemkab Subang jemput bola tangani dua penderita tumor di Ciasem
“Alhamdulillah, semoga menjadi berkah untuk saudara-saudara yang di sana,” komentar akun @khay_***.
“Semoga sementara jalan ini bisa dilalui untuk memberikan bantuan ke Bener Meriah dan Takengon,” tulis akun @vella.*.
Berfungsinya Jembatan Bailey Teupin Mane bukan sekadar membuka jalur transportasi, tetapi juga menjadi simbol pemulihan dan harapan bagi ribuan warga yang terdampak bencana di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.***
Artikel Terkait
Akses masih terputus, warga Bener Meriah tempuh 3–4 jam jalan kaki demi dapat bantuan beras
3 Jam jalan kaki demi beras dan BBM: Warga Bener Meriah kerubungi mobil pengangkut minyak di tengah akses terisolasi
Susuri pesisir Aceh Utara pasca banjir bandang, Menko Zulhas tegaskan hutan lindung tak boleh dirusak
Di balik senyumnya, bocah pengungsi Aceh hanya minta satu baju karena pakaiannya hanyut
Sinyal masih sulit, relawan bantu ibu di Aceh Tamiang video call anak yang kuliah di Yaman: Mamak di sini aman
Tolak uang dan makanan, pengungsi Aceh Tamiang ini hanya minta mukena agar bisa salat
Pengungsi Aceh jamui relawan dari dapur umum, kisah berbagi di tengah duka banjir bikin haru