Gotong royong warga bangkitkan harapan, Kang Rey resmikan rumah layak huni korban kebakaran di Ciasem

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 14 Desember 2025 | 22:51 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi resmikan Rumah Layak Huni korban kebakaran di Kecamatan Ciasem, Minggu 14 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi resmikan Rumah Layak Huni korban kebakaran di Kecamatan Ciasem, Minggu 14 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Kolaborasi antara masyarakat, komunitas sosial, dan pemerintah kembali menunjukkan hasil nyata.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Rumah Layak Huni (Rulahu) kepada warga korban kebakaran di Kecamatan Ciasem, Minggu 14 Desember 2025. 

Peresmian rumah tersebut merupakan bagian dari program Peduli Bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ke-29 yang digagas Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jawa Barat bersama Redaksi Media Peduli Rakyat.

Baca Juga: Tak perlu pikir biaya, Pemkab Subang jemput bola tangani dua penderita tumor di Ciasem

Program ini menjadi contoh konkret bagaimana rereongan atau gotong royong mampu menjawab persoalan sosial secara langsung.

Rumah layak huni itu diserahkan kepada Suherman, warga Kampung Dusun Kaliaren RT 18 RW 09, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

Swadaya murni, bukan program seremonial

Ketua FMP Jawa Barat, Asep Sumarna Toha atau akrab disapa Abah Betmen, menegaskan bahwa program bedah rumah tersebut lahir dari kepedulian masyarakat dan donatur tanpa ketergantungan penuh pada anggaran pemerintah.

Baca Juga: Sinyal masih sulit, relawan bantu ibu di Aceh Tamiang video call anak yang kuliah di Yaman: Mamak di sini aman

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, mulai dari donatur, relawan, hingga masyarakat sekitar yang turut bergotong royong dalam pembangunan rumah.

“Kegiatan ini murni dari swadaya masyarakat. Ini bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup dan bisa menghasilkan perubahan nyata,” ujarnya.

Dari abu kebakaran ke rumah layak huni

Suherman, penerima manfaat program, tak kuasa menahan rasa haru saat menerima kunci rumah barunya.

Ia mengenang bagaimana rumahnya hangus terbakar saat dirinya sedang bekerja di sawah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X