“Jawabannya hanya satu: sumber daya manusia,” tegasnya.
Ia menambahkan, mutu pendidikan Indonesia saat ini masih tertinggal, dengan peringkat 63 dari 70 negara berdasarkan sejumlah indikator global.
Pernyataan Hashim menjadi sinyal keras bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk segera membenahi sistem penerimaan negara, sekaligus mempercepat investasi di sektor pendidikan agar Indonesia tidak kehilangan momentum emasnya.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya tertibkan pegawai pajak dan bea cukai lewat sidak mendadak dan sistem aduan masyarakat
Mahfud MD sebut Sri Mulyani terlalu protektif terhadap anak buah di kasus korupsi pajak dan bea cukai
MUI keluarkan fatwa pajak berkeadilan: Sembako, rumah, dan PBB tak layak dipungut berulang
Dirjen Bea Cukai akui kebijakan CHT belum efektif: Budaya merokok mengakar dan rokok ilegal menguat karena daya beli rendah
Penerimaan pajak neto turun 3,9 persen, DPR sentil Menkeu Purbaya: Ruang fiskal 2026 terancam makin sempit
MUI sarankan pemerintah bentuk Koperasi Merah Putih berbasis syariah, singgung kebutuhan publik hingga pajak berkeadilan
Menkeu Purbaya akui citra bea cukai terlanjur buruk, minta setahun untuk benahi total