Arahan tegas Presiden: Tidak boleh ada yang istirahat, harus cepat
Zulhas menyebut Presiden Prabowo telah memberikan instruksi langsung agar seluruh kementerian bergerak tanpa menunggu rapat panjang.
Baca Juga: BNPB hingga BMKG soroti lemahnya mitigasi daerah: Pemda diminta tak lagi menyalahkan curah hujan
“Pak Presiden kalau seperti ini langsung, kita diperintah semua. Tidak boleh ada yang istirahat, tidak boleh ada yang terlambat, harus segera cepat,” tegasnya.
Menurutnya, Prabowo meminta penyelesaian di lapangan, bukan lewat koordinasi bertele-tele.
“Beliau tidak boleh ada rapat-rapat lagi, harus selesai di lapangan. Butuh beras, berasnya harus cepat datang,” jelasnya.
Prabowo pastikan bantuan diprioritaskan untuk warga terdampak
Dalam kunjungannya ke Tapanuli Tengah dan Aceh pada 1 Desember 2025, Prabowo memastikan percepatan penyaluran bantuan menjadi prioritas utama.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang mungkin diperlukan,” ujarnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah terus memonitor seluruh akses yang masih terputus.
“Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan rakyat,” katanya.
Ia kembali mengingatkan bahwa perubahan iklim adalah tantangan yang harus dihadapi bersama.
“Pemerintahan harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan dan antisipasi kondisi di masa depan,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Basarnas catat 447 korban meninggal akibat bencana Sumatera, ratusan hilang dan korban luka belum tertangani
Kepala BNPB akui salah nilai bencana di Tapanuli Selatan, minta penanganan dipercepat dan soroti pengungsi terlalu lama di tenda
Asrama pesantren di Bireuen ambruk usai banjir bandang, kerugian ditaksir Rp6 miliar, ratusan santri mengungsi
Gubernur Dedi Mulyadi siapkan moratorium penebangan hutan, ingatkan pentingnya menjaga bumi
BNPB hingga BMKG soroti lemahnya mitigasi daerah: Pemda diminta tak lagi menyalahkan curah hujan
Prabowo soroti krisis BBM dan listrik pascabencana Sumatera, Pertamina dan PLN ungkap kendala akses terputus
2 Kabupaten di Sumut nyatakan tak sanggup tangani bencana, Prabowo: Negara kita kuat untuk mengatasi ini