Misteri wafatnya Dirut BJB Yusuf Saadudin: Dugaan insiden di lapangan golf hingga RUPSLB yang diundur

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 21 November 2025 | 12:14 WIB
Menyoroti kisah misterius terkait penyebab wafatnya Dirut BJB, Yusuf Saadudin (Dok. BJB)
Menyoroti kisah misterius terkait penyebab wafatnya Dirut BJB, Yusuf Saadudin (Dok. BJB)

RUPSLB yang semula dijadwalkan pada 1 Desember 2025, akhirnya diundur menjadi 9 Desember 2025, sekaligus dengan penambahan mata acara pemberhentian Direktur Utama.

Baca Juga: Longsor Banjarnegara: 10 Korban tewas, 18 masih hilang, evakuasi terkendala longsoran susulan

Dalam pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia, Senin 17 November 2025, manajemen BJB menyampaikan adanya perubahan struktur akibat kepergian Yusuf.

“Perseroan mengubah waktu pelaksanaan rapat dan menambah mata acara rapat,” tulis manajemen BJB.

Perubahan ini juga otomatis membatalkan hasil RUPSLB April 2025 yang sebelumnya menetapkan pengangkatan komisaris dan direksi baru, termasuk Wowiek Prasantyo alias Mardigu, Helmy Yahya, dan Joko Hartono Kalisman.

Direktur Keuangan Bank BJB, Hana Dartiwan, mengungkap bahwa untuk sementara posisi Dirut diisi oleh Ayi Subarna, yang menjabat sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi.

Baca Juga: Kapolres Subang pimpin sertijab pejabat utama: Ini daftar nama Kapolsek dan perwira yang dimutasi

“Bertindak selaku Direktur Pengganti Direktur Utama untuk jangka waktu enam bulan atau sampai efektifnya Direktur Utama definitif,” jelas Hana.

Rekam jejak Yusuf Saadudin

Yusuf dikenal sebagai profesional yang membangun karier panjang dalam industri perbankan daerah.

Ia diangkat menjadi Direktur Utama BJB pada Maret 2025 setelah memegang berbagai posisi strategis seperti KPR, KKB, dan Kredit Konsumer.

Kepergiannya menyisakan duka sekaligus tanda tanya bagi kolega dan publik yang menunggu kejelasan penyebab wafatnya.

Baca Juga: Prioritaskan warga lokal, Kang Rey pastikan rekrutmen Vinfast 5.000 karyawan bebas pungli

Publik menanti klarifikasi resmi

Hingga kini, masih belum ada pernyataan resmi terkait proses medis dan kronologi lengkap yang menyebabkan wafatnya sang Dirut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X