Ledakan SMAN 72 Jakarta ungkap luka sosial: Curhat siswa hingga fakta terduga pelaku yang merasa sendirian

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 16 November 2025 | 23:29 WIB
Menyoroti cerita siswa SMAN 72 Jakarta usai insiden ledakan yang menimbulkan luka traumatis (YouTube.com/Pemprov DKI Jakarta)
Menyoroti cerita siswa SMAN 72 Jakarta usai insiden ledakan yang menimbulkan luka traumatis (YouTube.com/Pemprov DKI Jakarta)

Orang tua pelaku diketahui telah bercerai. Ia tinggal bersama ayahnya yang bekerja setiap hari, membuat relasi pengasuhan tidak sehangat seharusnya bagi anak seusianya.

Baca Juga: Detik-detik longsor Banjarnegara: Warga berlarian, BPBD ungkap kondisi terkini

“Ini menjadi problem bagi si anak. Ada sisi kemanusiaan yang harus kita jaga,” tambah Budi.

KPAI juga terlibat, memastikan perlindungan ABH (anak berhadapan dengan hukum) tetap melekat meski kasus ini mengandung unsur pidana berat.

Suara siswa SMAN 72: Curhat, air mata, dan trauma

Di sisi lain, rangkaian acara pertemuan ribuan pelajar Duta Ketenteraman dan Ketertiban Umum PRABU Jakarta di JIExpo menjadi ruang bagi siswa SMAN 72 untuk bersuara.

Seorang siswa berinisial MAR mengaku masih diliputi kekhawatiran usai insiden tersebut.
“Saya ingin mengajak teman-teman untuk hal positif dan jadi manusia yang bermanfaat,” ucapnya.

Baca Juga: BNPB–BMKG siapkan rekayasa cuaca, evakuasi longsor cilacap dikebut

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapinya tegas namun hangat.

“Kamu harus membawa spirit bahwa SMA 72 adalah salah satu yang terbaik di Jakarta,” ujar Pramono.

MAR juga meminta publik tidak mudah termakan hoaks terkait sekolahnya.

“Kalau ada berita kurang baik, tunggu dulu kebenarannya," ucapnya.

Tak lama kemudian, panggung berubah haru ketika siswa lain berinisial MANP menangis saat menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemprov DKI.

Baca Juga: Tangis keluarga pecah di pemakaman MH, siswa SMPN 19 Tangsel yang diduga jadi korban bullying

“Teman-teman saya masih di rumah sakit. Mereka masih trauma,” ucapnya dengan suara bergetar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X