Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi jatuhnya di jembatan, lalu dibawa ke rumah duka di Dusun Cambaya, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Baca Juga: Tak hanya layani air bersih, Perumda Tirta Rangga Subang hadir untuk warga Subang
Evakuasi sempat bikin macet
Proses evakuasi korban pada malam hari sempat menarik perhatian warga sekitar.
Banyak pengendara berhenti untuk menyaksikan pencarian dan pengangkatan jasad korban, menyebabkan arus lalu lintas di jalur poros Gowa–Takalar mengalami kemacetan selama beberapa jam.
Setelah jasad berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga, operasi pencarian resmi ditutup oleh Basarnas Makassar.
Murni kecelakaan tunggal
Dari hasil penyelidikan awal, pihak berwenang menyimpulkan bahwa kejadian ini murni kecelakaan tunggal.
Baca Juga: DPR soroti lapas usai kasus Ammar Zoni, minta audit sistem keamanan nasional
“Informasinya, korban dalam perjalanan pulang ke rumahnya dan temannya melihat korban jatuh dari motornya di Jembatan Kembar,” tutur Wawan.
“Dari awal laporan kami langsung melakukan pencarian dengan penyelam, menyisir beberapa titik, dan menggunakan drone,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari, Tim SAR gabungan akhirnya temukan bocah yang hanyut di Sungai Cigadung
Wisatawan Brasil jatuh ke kawah Rinjani, Tim SAR kerahkan puluhan personel dan drone untuk evakuasi
Cerita tim SAR menginap di tebing curam Rinjani demi evakuasi Juliana Marins
Kapolda Jabar pilih langkah humanis, bebaskan mahasiswa peserta aksi anarkis
Pertimbangkan masa depan mahasiswa, Kapolda Jabar pilih bebaskan peserta aksi demo
Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 66 santri diduga terjebak, Tim SAR lawan medan sempit dan ancaman gempa susulan
Tim SAR gunakan alat berat, 10 korban meninggal dunia dalam reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo