GENMILENIAL.ID - Arsaka bocah berusia 5 tahun yang hanyut di Sungai Cigadung di Desa Tambakdahan, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang telah ditemukan oleh Tim SAR dan gabungan bersama masyarakat dalam keadaan sudah meninggal dunia pada Minggu, 5 Mei 2024.
Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin mengatakan sudah 3 hari tim SAR melakukan pencarian terhadap Arsaka (5 tahun) dan ditemukan satu kilometer dari jarak titik awal kejadian sekira pukul 10.05 WIB.
“Anggota Tim SAR gabungan bersama masyarakat melakukan pencarian dan menemukan jasad Arsaka (5 tahun) korban mengambang di Sungai Cigadung,” kata Udin Jazudin pada awak media.
lanjut Udin, saat ini jenazah Arsaka telah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan akan segera dimakamkan.
Baca Juga: Resmi, KPU Subang tetapkan 50 caleg terpilih pada Pileg 2024, berikut daftar namanya!
“Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di Dusun Cigadung RT 07/03,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Binong Iptu Musa Dinata mengimbau kepada setiap orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya ketika bermain.
Hal tersebut, kata Iptu Musa agar kejafian serupa tidak terulang lagi, terlebih ketika usia anak-anak masih balita harus selalu dalam pengawasan para orang tua
“Jangan sampai kejadian ini terulang lagi, selalu wasapada dan awasi anak-anak kita saat bermain. Apa lagi anak-anak kita yang usianya masih balita,” ujarnya.
Sebelumnya ramai diberitakan, bahwa seorang bocah, Arsaka berusia 5 tahun hilang dan hanyut terbawa arus Sungai Cigadung di Desa Tambakdahan, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang pada Jumat, 3 Mei 2024 sekitar pukul 10.10 WIB.
Sejak kejadian tersebut Tim SAR gabungan bersama BPBD, Damkar, TAGANA, TNI-Polri dan sejumlah relawan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban tersebut dan akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukanya bocah tersebut dengan keadaan sudah meninggal dunia.
Artikel Terkait
BNPB gelar Rakornas, Presiden Jokowi soroti peringatan dini pra bencana
Penanganan banjir Pantura, Bupati Subang temui kepala BNPB, ini yang dibicarakan
Kabupaten Subang dilanda banjir, BNPB berikan bantuan logistik penanggulangan bencana, diterima Kang Jimat
Longsor di Desa Pasanggrahan, BPBD Subang : 2 meninggal, 9 luka-luka dan 49 orang mengungsi di Madrasah.
Kunjungi lokasi longsor dan pengungsi di Desa Pasanggrahan, BNPB berikan bantuan sebesar Rp250 juta
Sepanjang tahun 2023 BNPB telah mencatat ada 4.940 bencana alam
BPBD Subang tempatkan tiga titik posko kolaborasi dalam antisipasi bencana pada arus mudik 2024