GENMILENIAL.ID – Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja membahas maraknya kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah, Rabu 1 Oktober 2025.
Dalam forum itu, Badan Gizi Nasional (BGN) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap hasil investigasi yang sama-sama menunjuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyebab utama.
BPOM: Mayoritas SPPG belum punya sertifikat higienis
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan sebagian besar SPPG tidak memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) yang seharusnya wajib dimiliki.
Baca Juga: Jalan panjang nelayan tradisional Subang dalam jerat kemiskinan struktural
“Ratusan kasus keracunan terjadi karena SPPG bermasalah dan mayoritas belum punya SLHS. Dari 19 SPPG yang bermasalah, 18 di antaranya masih memicu keracunan,” kata Taruna di Senayan.
BGN: SOP sering dilanggar
Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkap banyak SPPG tidak mematuhi prosedur operasional standar (SOP) yang sudah ditetapkan.
“Misalnya pembelian bahan baku seharusnya H-2, tapi ada yang H-4. Proses masak dan distribusi maksimal 6 jam, tapi ada yang lebih dari 12 jam,” jelasnya.
Menurut Dadan, penutupan sementara sejumlah dapur MBG diberlakukan sampai pihak pengelola mampu menyesuaikan standar.
Sanitasi dan arahan Presiden
Dadan juga menyinggung soal sanitasi SPPG yang masih lemah, termasuk penggunaan air dan sterilisasi alat makan.
“Pak Presiden memerintahkan agar seluruh SPPG menyiapkan sterilisasi alat makan dengan standar tinggi, minimal 120 derajat. Masak harus pakai air galon, dan pencucian dengan air tersaring,” ujarnya.
Artikel Terkait
MBG tersandung kasus keracunan, Presiden Prabowo panggil Kepala BGN dan minta jangan dipolitisasi
BGN berbenah usai menu burger untuk MBG dikritik, gandeng UMKM lokal dan larang produk kemasan pabrik
Terkini kasus keracunan MBG: Pemerintah tutup sementara dapur bermasalah, ahli gizi disiapkan Kemenkes
Guncangan MBG di KBB: Ribuan siswa keracunan, bakteri pembusuk terungkap, hingga Gubernur Dedi usul dapur sekolah
Ketua Banggar DPR usul kantin sekolah jadi dapur MBG, soroti beban berat SPPG dan kasus keracunan
Strategi baru awasi MBG: SLHS jadi syarat wajib, Puskesmas dan UKS ikut pantau
Wartawan diduga dianiaya saat liput kasus keracunan MBG di Pasar Rebo, polisi diminta usut tuntas