Wartawan diduga dianiaya saat liput kasus keracunan MBG di Pasar Rebo, polisi diminta usut tuntas

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 00:27 WIB
Ilustrasi - Sejumlah wartawan diduga menjadi korban kekerasan ketika hendak meliput penyajian MBG di SPPG kawasan Pasar Rebo (freepik/freepik)
Ilustrasi - Sejumlah wartawan diduga menjadi korban kekerasan ketika hendak meliput penyajian MBG di SPPG kawasan Pasar Rebo (freepik/freepik)

GENMILENIAL.ID – Upaya sejumlah wartawan meliput dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur berujung insiden kekerasan.

Seorang jurnalis mengaku dicekik dan rekannya hampir dipukul oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 2, Pasar Rebo, Selasa 30 September 2025.

Insiden kekerasan di depan SPPG

Awalnya, wartawan mendatangi dapur SPPG Gedong 2 yang disebut menyiapkan makanan untuk siswa SDN 01 Gedong.

Baca Juga: DPRD Subang bahas RAPBD 2026, penurunan dana transfer pusat jadi sorotan utama

Program ini tengah menuai sorotan publik setelah sejumlah pelajar diduga keracunan.

Namun, saat jurnalis mencoba merekam video di area luar gedung, seorang oknum pegawai SPPG tiba-tiba melarang dan mengusir.

Situasi memanas ketika wartawan hendak pergi. Oknum tersebut menghadang, mengancam memukul, hingga mencekik salah satu jurnalis.

“Pas mau pergi, tiba-tiba dia kepalkan tangan mau pukul saya, lalu malah cekik saya dan rekan saya,” ujar salah satu korban.

Baca Juga: Kasus udang beku terpapar radiasi, Satgas temukan sumber Cs-137 di Kawasan Industri Cikande

Belum ada jawaban BGN

Hingga kini, Badan Gizi Nasional (BGN) selaku instansi yang menaungi SPPG belum memberikan keterangan resmi.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, tidak merespons saat dimintai konfirmasi.

Sementara itu, wartawan korban penganiayaan telah membuat laporan ke Polsek Pasar Rebo. Polisi diminta segera mengusut kasus ini agar ada kepastian hukum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X