Polisi bongkar pabrik narkoba di Cikarang, jaringan tembakau sintetis senilai Rp21 miliar edarkan barang via Instagram

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 21 September 2025 | 20:17 WIB
Polisi telah berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba tembakau sisntetis senilai Rp21 miliar (Instagram/resnarkobatangsel)
Polisi telah berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba tembakau sisntetis senilai Rp21 miliar (Instagram/resnarkobatangsel)

GENMILENIAL.ID – Polres Tangerang Selatan membongkar jaringan narkoba tembakau sintetis bernilai Rp21 miliar yang beroperasi di wilayah Jabodetabek.

Sebanyak sembilan tersangka ditangkap, sementara pabrik sekaligus gudang penyimpanan ditemukan di sebuah apartemen di Cikarang Selatan, Bekasi.

Kasat Resnarkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, mengatakan jaringan ini telah beroperasi selama empat bulan dengan memanfaatkan media sosial Instagram sebagai jalur pemasaran.

Baca Juga: Leony bedah LKPD Tangsel 2024, anggaran suvenir Rp20 miliar disorot publik

“Para pelaku memasarkan tembakau sintetis melalui akun Instagram. Dari hasil penyelidikan, mereka kurang lebih empat bulan menjalankan bisnis haram ini,” kata Pardiman, Sabtu 20 September 2025.

Kronologi pengungkapan

Kasus ini bermula dari penangkapan dua pemuda berinisial AS (30 tahun) dan FF (27 tahun) di kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Kamis 7 Agustus 2025. Dari tangan mereka, polisi menyita 64,79 gram tembakau sintetis.

Pengembangan berlanjut hingga Jumat 12 September 2025, polisi mengamankan empat pelaku lain di Cianjur yang hendak mengedarkan narkoba melalui akun Instagram @coboyjunkies.project.

Baca Juga: Meriahkan Maulid Nabi, anak-anak ramaikan lomba islami di Masjid Al Barokah

Selanjutnya, tiga tersangka tambahan ditangkap di Sleman, Yogyakarta pada 15 September 2025.

Dari keterangan mereka, polisi berhasil menelusuri lokasi pabrik di Cikarang Selatan.

Pabrik narkoba dan bahan kimia dari Cina

Dalam penggerebekan, polisi menemukan 7,7 kilogram serbuk MDMB-pinaca, 3,9 liter cairan MDMB-4EN pinaca, ribuan gram bahan kimia lain, hingga ratusan liter cairan kimia.

“Bahan baku didatangkan dari luar negeri. Dari pengakuan tersangka, ini berasal dari Cina,” ungkap Pardiman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X