Polda Jabar ungkap jaringan narkoba asal Aceh, 3 tersangka dan 3,2 kg sabu disita

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 31 Juli 2025 | 17:29 WIB
Polda Jawa Barat ungkap jaringan peredaran narkoba asal Aceh yang beroperasi di Jawa Barat, Kamis 31 Juli 2025 (Dok. Istimewa)
Polda Jawa Barat ungkap jaringan peredaran narkoba asal Aceh yang beroperasi di Jawa Barat, Kamis 31 Juli 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi asal Aceh yang beroperasi di wilayah Jawa Barat.

Tiga orang tersangka berinisial RTH, ARM, dan H berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan di Purwakarta, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa dari ketiga tersangka, polisi menyita sabu seberat 3.293 gram atau setara 3,2 kilogram.

Baca Juga: Plot twist emak-emak: Polisi kejar tersangka, dua ekor sapi ikut berlari

Jumlah ini diperkirakan mampu menyelamatkan 16.465 jiwa dari penyalahgunaan narkoba.

“Selain itu, selama periode Januari hingga Juli 2025, kami juga mengamankan barang bukti berupa sabu 8.392,67 gram, ekstasi 189 butir, ganja 5.855,92 gram, tembakau sintetis 6.804,56 gram, bibit tembakau sintetis 4.972,43 gram, psikotropika 2.583 butir, serta obat keras tertentu (OKT) sebanyak 5.784.226 butir,” ungkap Hendra dalam keterangannya, Kamis, 31 Juli 2025.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, serta denda hingga Rp10 miliar.

Baca Juga: Viral ular besar merayap di kaca mobil, warganet gagal fokus dengan teriakan 'soft spoken' pasangan di dalamnya

Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol. Albert Raden Denny Sulistyo Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan narkoba di wilayah Jawa Barat.

“Tidak ada sejengkal tanah pun di Bumi Pasundan bagi para sindikat narkoba. Negara hadir dan tidak boleh kalah dengan jaringan ini,” ujarnya.

Upaya ini disebut selaras dengan semangat Astacita yang diusung Presiden RI Prabowo Subianto dalam menjaga masa depan generasi bangsa dari bahaya narkotika.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X