Momen bahagia di Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Dodi Wibowo : Saya tidak bisa mengungkapkan apa-apa lagi, terima kasih Kejaksaan Negeri Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 20:49 WIB
Pasangan Dodi Wibowo dan Amelita Fauziyah peserta nikah massal gratis Kejaksaan Negeri Subang, Sabtu 20 Juli 2024
Pasangan Dodi Wibowo dan Amelita Fauziyah peserta nikah massal gratis Kejaksaan Negeri Subang, Sabtu 20 Juli 2024

GENMILENIAL.ID - Program nikah massal gratis yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang mendapat apresiasi dan antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat Kabupaten Subang.

Kegiatan yang digelar masih dalam rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 ini, telah berhasil menikahkan 29 pasangan baik pasangan muda baru atau mereka yang telah lanjut usia yang sebelumnya sudah berstatus sebagai duda atau janda.

Dodi Wibowo dan Amelita Fauziyah adalah merupakan salah satu pasangan muda baru yang menikah di Kejaksaan Negeri Subang, tersirat rasa haru dan kebahagiaan diantara wajah keduanya.

Baca Juga: Antusiasme masyarakat pada nikah massal gratis Kejari Subang, Dr. Akmal Kodrat : Yang mendaftar lebih dari 29

Kepada awak media, Dodi Wibowo menegaskan bahwa pernikahanya yang dilakukan dengan Amelita Fauziyah merupakan pernikahanya yang pertama dan terakhir.

“Satu dan terakhir A,” ujar Dodi kepada para awak media di Kantor Kejaksaan Negeri Subang, Sabtu 20 Juli 2024.

Pernyataan Dodi tersebut, sontak membuat pasanganya Amelita Fauziyah tersipu malu, ia pun mengatakan bahwa dirinya berasal dari Patokbeusi sedangkan istrinya dari Cinangsi.

Dengan adanya program nikah massal gratis yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Subang, Dodi pun mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terbantu.

Baca Juga: 29 Pasangan ikuti nikah massal gratis di Kejari Subang, Dr. Akmal Kodrat : Nikah secara agama dan dicatat negara itu mudah

“Alhamdulillah merasa terbantu, untuk harapanya semoga kedepanya lebih bagus, lebih oke lagi, tambah maju lagi,” ucap Dodi dengan penuh semangat.

Terkait momen pernikahanya yang dilakukan di Kejaksaan Negeri Subang, Dodi pun menegaskan bahwa pernikahan itu merupakan ibadah, tidak menjadi masalah dimanapun tempatnya.

“Mau dimana-mana juga sama, mau dirumah mau dimana, kita kan niatnya ibadah,” ujar Dodi.

Lanjut Dodi, ketika sudah menemukan pasangan, maka menyegerakan menuju jenjang pernikahan merupakan sebuah ibadah.

Baca Juga: Jelang batas akhir, KPU Subang sebut proses coklit sudah 99 persen

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X