Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat keimanan, serta melanjutkan semangat dakwah yang menjadi fondasi kejayaan Banten di masa lalu.
Aksi sosial dan budaya perkuat kebersamaan
Tak hanya kegiatan religius, panitia juga menggelar khitanan massal yang diikuti 60 anak dari berbagai daerah.
Baca Juga: Road to Malang menyala hidupkan 'Passive Space' kota, sekaligus resmikan komunitas media arts
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai kebersamaan yang diwariskan para ulama dan sultan Banten.
Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya Debus.
Atraksi khas Banten ini berhasil menarik perhatian ribuan jemaah karena memadukan unsur hiburan, spiritualitas, dan kekuatan tradisi.
Melalui peringatan haul ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal sejarah besar Kesultanan Banten, sekaligus menumbuhkan semangat untuk melanjutkan warisan nilai-nilai persatuan, dakwah, dan kemajuan peradaban bagi generasi mendatang.***