GENMILENIAL.ID - Puncak ibadah haji terjadi saat seluruh jemaah melakukan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah 1446 H atau bertepatan dengan Rabu, 5 Juni 2025.
Setelah itu, para jemaah melanjutkan ibadah dengan mabit di Muzdalifah lalu Mina, yang termasuk dalam rangkaian wajib haji.
Mabit berarti bermalam di lokasi tertentu sebagai bagian dari syarat sahnya ibadah haji.
Di Mina, selain bermalam, jemaah juga melaksanakan lempar jumrah aqabah pada 10 Zulhijjah, yaitu melempar tujuh kerikil ke tiang jumrah sebagai simbol pengusiran setan.
Baca Juga: 5 Bahan dapur yang bisa bikin daging sapi dan kambing lebih empuk, cocok untuk Idul Adha
Setelah melempar jumrah aqabah, jemaah diperbolehkan tahallul awal, yaitu bercukur atau memotong rambut sebagai tanda keluar dari sebagian larangan ihram.
“Di Mina, kita bermunajat kepada Allah SWT sebagaimana yang dilakukan oleh para nabi terdahulu,” kata KH. M. Ulinnuha, Musytasyar Dini PPIH Arab Saudi, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat, 6 Juni 2025.
Setelah tahallul awal, jemaah bisa mengenakan pakaian biasa dan diperbolehkan melakukan aktivitas seperti biasa, kecuali bersetubuh dengan pasangan, yang baru diperbolehkan setelah tahallul tsani, yaitu setelah melakukan tawaf ifadah di Masjidil Haram.
Baca Juga: Elon Musk dukung pemakzulan Donald Trump, ketegangan dua tokoh AS makin memanas
Mabit dan lempar jumrah hari-hari tasyrik
Jemaah kemudian kembali ke Mina untuk mabit (bermalam) pada malam 11 dan 12 Zulhijjah (bagi yang mengambil nafar awal), serta malam 13 Zulhijjah (bagi yang mengambil nafar tsani).
Selama hari-hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah), jemaah akan kembali melempar tiga jumrah:
- Jumrah ula,
- Jumrah wustha,
- Jumrah aqabah.
Masing-masing dilempar sebanyak tujuh kali dengan batu kerikil yang dikumpulkan dari Muzdalifah.
Artikel Terkait
IFG hadirkan perlindungan komprehensif untuk jemaah haji dan umrah
Negosiasi Kemenag RI berhasil, Klinik Kesehatan Haji Indonesia kembali beroperasi di Makkah
Tanazul batal diterapkan, jemaah haji Indonesia tetap mabit di Mina
Menag blak-blakan ungkap alasan visa haji furoda tak terbit: Banyak aturan baru dari Arab Saudi
Kemenag ungkap perlakuan istimewa Arab Saudi, ambulans jemaah haji Indonesia diizinkan masuk Arafah dan Mina
Wukuf di Arafah jadi puncak ibadah haji, ini rangkaian kegiatan jemaah Indonesia
Sejarah mabit di Muzdalifah, salah satu rangkaian wajib haji usai wukuf di Arafah