Perbandingan ini memicu refleksi baru: apakah Indonesia terlalu mahal membangun proyek yang masih terbatas manfaatnya?
Antara kebanggaan nasional dan pelajaran ekonomi
Bagi sebagian pihak, Whoosh tetap menjadi kebanggaan nasional, simbol keberanian Indonesia berinovasi di level global.
Baca Juga: Motoran ke desa, gaya kepemimpinan Kang Rey yang dekat dengan warga Cisalak
Namun bagi kalangan kritis, proyek ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam kerja sama internasional.
Ke depan, publik menanti apakah restrukturisasi benar-benar menjadi jalan tengah yang menyeimbangkan kebanggaan teknologi dengan tanggung jawab fiskal negara.***