PEFINDO turunkan rating Bank BJB, kualitas kredit masih jadi sorotan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 13 September 2026 | 17:51 WIB
Gedung Kantor Cabang Utama Bank BJB di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat. Pemerintah daerah di Jawa Barat dan Banten menguasai 75,55 persen saham Bank BJB (Dok. Bank BJB)
Gedung Kantor Cabang Utama Bank BJB di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat. Pemerintah daerah di Jawa Barat dan Banten menguasai 75,55 persen saham Bank BJB (Dok. Bank BJB)

Berdasarkan data PEFINDO, total aset Bank BJB mencapai Rp228,25 triliun pada Juni 2026. Total kredit bruto tercatat Rp140,37 triliun, sedangkan ekuitas perseroan mencapai Rp19,77 triliun.

Rasio kecukupan modal berbasis risiko atau risk-weighted capital adequacy ratio tercatat sebesar 18,7 persen. Adapun rasio kredit terhadap dana pihak ketiga berada pada level 87,2 persen.

Baca Juga: Viral sopir TransJakarta Monas-Pulogadung diduga ugal-ugalan hingga bikin penumpang terjatuh

Dengan peringkat idAA-, Bank BJB masih memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan perusahaan lain di Indonesia.

Namun, tanda minus menunjukkan posisi peringkat tersebut relatif lebih lemah dalam kategori idAA.

PEFINDO masih membuka peluang kenaikan peringkat apabila Bank BJB mampu memperkuat profil keuangannya secara substansial dan berkelanjutan, terutama dalam memperbaiki kualitas aset.

Sebaliknya, peringkat dapat kembali diturunkan apabila terjadi pelemahan material dan berkelanjutan pada profil bisnis, kualitas aset, permodalan, ataupun profitabilitas perseroan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X