Berdasarkan data perdagangan, hingga Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.36 WIB, saham GOTO berada di level Rp50 per saham.
Harga tersebut tidak mengalami perubahan dari pembukaan dan menunjukkan pergerakan stagnan di awal sesi perdagangan.
Sepanjang tahun berjalan atau year to date (YTD), saham GOTO telah mengalami penurunan sekitar 27,54 persen dibandingkan posisi awal tahun.
Pada awal Januari 2026, saham ini masih berada di kisaran Rp69 per saham. Namun, tren pelemahan mulai terlihat sejak Februari hingga Maret dengan pergerakan di kisaran Rp55–60.
Meski sempat mengalami rebound terbatas pada April, tekanan kembali terjadi sejak Mei hingga akhirnya harga menyentuh Rp50 dan bertahan hingga saat ini.
Level tersebut juga tercatat sebagai titik terendah dalam 52 minggu terakhir.
Buyback belum angkat sentimen
Di tengah sentimen negatif dari investor ritel, perusahaan sebenarnya telah mengumumkan langkah strategis melalui aksi korporasi.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa pada 18 Juni 2026, pemegang saham menyetujui program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp3,5 triliun untuk periode 2026–2027.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal.
Namun demikian, kebijakan tersebut belum mampu mengangkat optimisme pasar, khususnya di kalangan investor ritel.
Percakapan di media sosial masih didominasi candaan dan keluhan terkait sulitnya saham GOTO keluar dari level Rp50.
Artikel Terkait
Saham Boeing langsung anjlok usai insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad
Reksa dana vs saham: Pilihan investasi tepat untuk pemula, mana yang lebih cocok?
Saham Nissan anjlok 6 persen usai Mercedes-Benz lepas kepemilikan Rp5,4 triliun
Fenomena September Effect: Pasar saham sering melemah, tapi lebih mirip mitos statistik
Mahfud MD soroti dominasi pihak China di proyek Whoosh: Saham Indonesia 60 persen, tapi jabatan strategis dikuasai ekspatriat
Boy Thohir beli 3,1 juta lembar saham Trimegah Sekuritas, tegaskan kepercayaan pada kondisi pasar modal RI
Saham BCA dinilai ‘murah’, Dasco: Selama sesuai mekanisme pasar silakan dibeli