Ekonomi RI tumbuh 5,04 persen di kuartal III 2025, Menkeu Purbaya: Bukti efektivitas kebijakan fiskal pemerintah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 6 November 2025 | 16:58 WIB
Menyoroti pernyataan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa hingga pakar ekonomi usai perekonomian RI dinyatakan tumbuh 5,04 persen (Instagram.com/@purbayayudhi_official)
Menyoroti pernyataan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa hingga pakar ekonomi usai perekonomian RI dinyatakan tumbuh 5,04 persen (Instagram.com/@purbayayudhi_official)

Secara sektoral, industri pengolahan naik 5,54 persen, dengan subsektor logam dasar melesat 18,62 persen dan industri kimia-farmasi 11,65 persen.

Baca Juga: Zohran Mamdani menang pemilihan Wali Kota New York, sindir balik Trump soal politik gelap Amerika

Pesan Presiden Prabowo dan laporan Menko Airlangga

Dalam laporan yang disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun.

“Sudah dilaporkan ke Presiden dan beliau menekankan agar momentum ini dijaga hingga kuartal IV,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu 5 November 2025. 

Ia menilai, meski pertumbuhan sedikit melambat dibanding kuartal II yang mencapai 5,12 persen, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen secara tahunan tetap bisa tercapai.

Baca Juga: KPK tetapkan Gubernur Riau tersangka suap proyek infrastruktur, barang bukti Rp1,6 miliar dari 3 mata uang

Menurut Airlangga, indikator seperti indeks keyakinan konsumen (115 poin) dan PMI manufaktur di atas 51 menunjukkan prospek positif.

“Daya beli masyarakat naik di kuartal IV, terlihat dari peningkatan investasi emas, perhiasan, dan belanja rumah tangga,” tambahnya.

Analisis pakar: Pertumbuhan masih solid dan prospek positif

Kepala Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Permata Bank, Faisal Rachman, menilai perlambatan ekonomi pada kuartal III bersifat musiman.

“Secara kumulatif, pertumbuhan sembilan bulan pertama mencapai 5,01 persen, menandakan lintasan pemulihan yang solid,” ujarnya.

Baca Juga: Akademisi NTU beberkan fakta pembiayaan IKN: Rp122 triliun dari APBN sudah terserap habis

Faisal optimistis prospek ekonomi Indonesia akan tetap positif seiring percepatan belanja pemerintah dan ekspektasi penurunan suku bunga global.

“Pertumbuhan PDB tahun 2025 kami perkirakan di kisaran 5,0–5,1 persen, lebih tinggi dari proyeksi awal,” tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X