“Kita pastikan setiap rupiah bekerja untuk rakyat. Jadi, pengelolaan APBN harus optimal di pusat maupun di daerah,” ujarnya.
Optimisme target ekonomi 8 persen
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menyampaikan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menembus 8 persen pada akhir masa pemerintahan mendatang, asalkan sinergi kebijakan dan investasi berjalan optimal.
“Kita bukan hanya bagi-bagi duit di APBN, tapi memastikan semuanya bisa mendorong ekonomi. Kita akan lebih proaktif memperbaiki iklim investasi sehingga pertumbuhan 8 persen bisa tercapai,” jelasnya.
Purbaya menambahkan, target tersebut bukan sekadar harapan kosong. Dengan peningkatan investasi dan efisiensi anggaran, pertumbuhan di atas 6 persen bisa dicapai dalam dua tahun ke depan, sebelum dikebut menuju 8 persen di tahun-tahun berikutnya.
“Bukan angka di langit, tapi sesuatu yang bisa kita capai kalau kita serius dan bersama-sama,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya suntik Rp20 triliun ke BPJS kesehatan, tegaskan tak ada kenaikan iuran hingga 2026
Danantara targetkan negosiasi utang Whoosh rampung 2025, Menkeu Purbaya tegaskan tak akan ikut ke China
Kemendagri beberkan beda data dengan Menkeu Purbaya soal dana Pemda mengendap: Bukan salah hitung, hanya beda waktu
Adu argumen Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi viral, Helmy Yahya sebut dua gaya komunikasi kuat: Koboi vs spontanitas
Menkeu Purbaya siap blacklist pelaku impor pakaian bekas, Legislator DPR: Langkah strategis lindungi industri tekstil nasional
Purbaya Everywhere: Saat gaya koboi Menkeu sorot publik, ekonom ingatkan publik jangan tertipu citra pejabat
Fenomena 'Purbaya effect' : Saat popularitas Menteri Keuangan naik tajam, tapi tetap ogah terjun ke politik