Baca Juga: ESAI: Pembebasan Edan Alexander dan peluang gencatan senjata di Gaza
Kang Rey menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar petani tidak hanya menjadi penyuplai bahan baku, tetapi juga bagian dari rantai nilai industri gula secara menyeluruh.
“Petani tidak boleh tertinggal. Pemerintah daerah akan hadir melalui akses permodalan, teknologi pertanian, dan pemberdayaan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Acara Hajat Petani Tebu sendiri diawali dengan prosesi adat mapag Nyai Pohaci, simbol penghormatan terhadap alam dan hasil bumi.
Di akhir acara, dilakukan penebangan tebu secara simbolis sebagai tanda dimulainya panen raya 2025.***
Artikel Terkait
Hibah dipangkas 95 persen, Bupati Subang incar transparansi keuangan
Bupati Subang hadiri Rakor eksklusif bersama Gubernur Dedi Mulyadi: Apa yang dibahas?
Kementerian PKP genjot program 3 juta rumah, Bupati Subang hadiri rakor teknis perumahan perdesaan
Lantik Dewan Pendidikan, Bupati Subang tegaskan reformasi dan pengawasan ketat di sekolah
Khitanan massal warnai kegiatan 'Saba Desa' Bupati Subang di Padamulya
Tahun ajaran baru 2025, Bupati Subang mulai bagikan seragam gratis untuk siswa baru
Bupati Subang serahkan santunan BPJS, harap perlindungan menyentuh pekerja informal