Pramono Anung melalui kader PDIP sampaikan kesiapan bergabung retret menyusul kepala daerah yang lain, Masinton: Itu bukan dilarang

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 25 Februari 2025 | 00:06 WIB
Para kepala daerah yang hadir mengikuti retret sejak hari pertama (Instagram.com/titokarnavian)
Para kepala daerah yang hadir mengikuti retret sejak hari pertama (Instagram.com/titokarnavian)

GENMILENIAL.ID - Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sekaligus Politikus PDIP, Masinton Pasaribu, mengungkapkan bahwa para kepala daerah dari partai tersebut akan mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. 

Meski demikian, arahan terbaru dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mendorong kadernya untuk menunda keberangkatan ke retret tersebut.

Masinton menyampaikan bahwa puluhan kepala daerah dari PDIP telah menggelar pertemuan awal di sebuah kafe di Kota Magelang, Sabtu 22 Februari 2025 lalu. 

Salah satu tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Gubernur Jakarta, Pramono Anung. 

Baca Juga: Dibintangi Gal Gadot dan Rachel Zegler, Snow White Live Action dibayang-bayangi 4 kontroversi yang memanas

Dalam kesempatan itu, Masinton menyampaikan informasi penting mengenai kesiapan para kepala daerah untuk mengikuti retret.

"Tadi kami sudah disampaikan oleh informasi dari Mas Pram, prinsipnya bahwa kami harus siap mengikuti retret ini gitu ya. Jadi prinsipnya kami siap mengikuti retret dan waktunya kapan insyaallah dalam satu dua hari ini bisa bergabung," ujar Masinton Pasaribu pada Sabtu, 23 Februari 2025.

Instruksi penundaan keberangkatan

Dalam pertemuan tersebut, Masinton mengungkapkan bahwa baik pemerintah maupun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengeluarkan instruksi agar kader partai menunda keberangkatan menuju retret di Akmil. 

Arahan ini bukan berarti mereka tidak akan mengikuti kegiatan tersebut, melainkan hanya menunda keberangkatan hingga waktu yang lebih tepat.

Baca Juga: Menyebut dirinya cucu sultan, Firdaus Oiwobo ungkap Hotman Paris sakit karena ketulah

"Tentu itu sudah dikomunikasikan, baik dengan ibu ketua umum (Megawati Soekarnoputri) dengan pemerintah seperti itu," ujar Masinton.

"Prinsipnya kan memang bersedia , cuman menunda saja. Instruksi itu kan bukan dilarang mengikuti retret tapi kita menunda begitu ya. Menunda itu kan bukan berarti tidak, mungkin sampai ada informasi lanjut kan begitu,” tambahnya.

Koordinasi dan alasan penundaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X