GENMILENIAL.ID - Hadirnya dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yakni KEK Wahana Patimban dan Smartpolitan di Kabupaten Subang menjadi peluang besar bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang.
Bahkan kehadiran dua KEK tersebut diperkirakan akan membawa investasi sebesar Rp200 triliun dan diproyeksikan akan menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan baik bagi masyarakat lokal atau pendatang.
Direktur Utama PT Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim sangat optimis kalau BUMD nya bisa mengambil peran sebagai mitra strategis dalam pendistribusian air bersih dengan target 20 persen dari dua kawasan tersebut.
"Kami sudah ada kesepakatan dengan PT Wahana untuk suplai air bersih, tinggal dengan PT Aneka Bumi Cipta yang masih dalam penjajakan," ucap Lukman kepada awak media belum lama ini.
Ia juga menegaskan bahwa kawasan Suryacipta juga sangat berpotensi dalam menjalin kerja sama dengan Perumda Tirta Rangga (TRS) mengingat BUMD tersebut juga saat ini tengah menyiapkan infrastruktur.
"Kawasan Suryacipta berpotensi menjalin kerja sama dengan Perumda Tirta Rangga Subang (TRS)," ungkapnya.
Kata Lukman, Perusahaan plat merah yang saat ini sedang dipimpinya bukan sekedar BUMD dengan modal kecil karena sudah ada calon investor yang sangat siap untuk berinvestasi.
Baca Juga: Demi cegah banjir, Pemprov Jakarta lakukan modifikasi cuaca, bagaimana prosesnya?
"Perumda TRS bukan sekadar BUMD dengan modal kecil, karena ada calon investor yang siap berinvestasi," terangnya.
Lukman juga menjelaskan bahwa bermitra dengan BUMD dalam proyek nasional di Kabupaten Subang tentunya akan memberikan kontribusi signifikan bagi PAD, menurutnya para pelaku industri di Subang harus memiliki mindset bisnis yang matang.
"Pelaku industri di Subang perlu memiliki mindset bisnis yang matang," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Pelabuhan Patimban disuplai air bersih dengan kapasitas 6 liter per detik, namun dalam mendukung KEK tentunya kapasitas tersebut tidak mencukupi dan akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 200 liter per detik.
Artikel Terkait
Menuju dua besar Project Investment Challenge 2024, Bank Indonesia dan DPMPTSP Jawa Barat kunjungi Perumda TRS dan lokasi Project SPAM Patimban
Open rekrutmen pegawai, Perumda TRS lakukan kerjasama dengan Fakultas Psikologi UNISBA
Ngeri-ngeri sedap! politisi PAN ini paparkan masalah krusial Subang soal SDM yang masih rendah, warga lokal harus jadi prioritas dalam menyambut KEK
Wow! meskipun cashflow terganggu karena bencana mata air Cipondok, Perumda TRS tetap berhasil tuntaskan target PAD 2024
KEK Wahana Patimban dan Smartpolitan akan ciptakan 200 ribu lapangan kerja, Pj. Bupati harap lembaga pendidikan di Subang cetak SDM unggul
Seleksi terbuka calon pegawai Perumda TRS di UNISBA, diikuti peserta dari Sulawesi hingga Padang
Diduga penyebab air keruh, Perumda TRS dukung penuh Kang Dedi Mulyadi tertibkan penambangan ilegal di Subang