GENMILENIAL.ID - Arus balik liburan Tahun Baru Imlek 2025 menyebabkan kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek, pada Rabu, 29 Januari 2025.
Kepadatan kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta mulai terjadi pada sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB petugas mulai melakukan rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur dari KM 55 sampai KM 47 di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Padatnya kendaraan arus balik liburan Imlek 2025 itu membuat petugas memperpanjang contraflow satu lajur dari KM 65 sampai KM 47 di ruas Tol Jakarta-Cikampek, pada sekitar pukul 18.00 WIB.
Pada masa libur panjang itu, PT Jasamarga Transjawa Tol mengimbau pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan di tengah padatnya kendaraan karena arus balik liburan Imlek 2025.
Baca Juga: Trump hentikan bantuan medis obat, ancaman HIV/AIDS, Malaria, dan TBC diprediksi meningkat pesat
Terkait kepadatan lalu lintas dalam suasana libur panjang ini, Pakar Bisnis, Profesor Rhenald Kasali menilai masyarakat kini mencari hiburan yang terjangkau dalam rangka mendapatkan kebahagiaan.
Rhenald menyoroti masa liburan panjang Imlek 2025 ini membuat tempat-tempat hiburan dipenuhi pengunjung hingga menyebabkan kemacetan.
"Libur panjang, jalanan macet kembali, dan hari libur tahun ini diperkirakan lebih dari 100 hari dalam setahun, banyak libur ditambah sabtu minggu," ujar Rhenald melalui akun Instagram @rhenald.kasali, pada Rabu, 29 Januari 2025.
Dari sisi yang lain, pakar bisnis itu juga menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini diwarnai penurunan daya beli hingga pemutusan hubungan kerja alias PHK.
"Kenapa jalan tetap ramai? Padahal, banyak yang mengatakan daya beli turun, jumlah kelas menengah berkurang, pengangguran banyak, orang kena PHK banyak," tutur Rhenald.
Rhenald menyebut, umumnya masyarakat mencari kemewahan untuk mendapatkan kebahagiaan dengan cara yang terjangkau, yakni melakukan aktivitas liburan.
"Masyarakat selalu mencari kemewahan bagi dirinya, untuk mendapatkan kebahagiaan, tetapi yang dicari adalah semakin yang terjangkau, liburan," terangnya.
Rhenald mengungkap, fenomena itu kerap disebut dengan istilah 'Lipstick Effect' sebuah kondisi perubahan gaya konsumsi masyarakat dalam kondisi ekonomi tertentu.
Artikel Terkait
Merayakan akhir imlek dengan tradisi Cap Go Meh
Diperkirakan ada 9 juta perjalanan saat libur Imlek di China, Indonesia salah satu destinasi luar negeri favorit
Tayang tepat di hari Imlek, film baru Xiao Zhan The Legend of the Condor Heroes: The Gallants populer saat libur panjang di China
Rayakan Imlek 2025 di Flora Wisata D’Castello, Guntara: Akan ada penampilan barongsai dan bagi-bagi angpao
Sejarah perayaan Imlek yang ternyata hanya ada di Indonesia karena terjadinya diskriminasi saat era orde baru
Mengapa sering turun hujan saat Imlek? ini filosofi dan maknanya
Bikin gemas, sederet artis Indo ini bagi momen perayaan Imlek 2025: Salah satunya ada mantan istri Ruben Onsu