GENMILENIAL.ID - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ikut menyoroti kasus meme Prabowo-Jokowi.
Meme Prabowo-Jokowi berciuman yang ramai di media sosial tersebut dibuat oleh SSS, mahasiswi ITB dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).
Untuk penyelesaiannya, saat ini SSS telah ditetapkan sebagai tersangka dan sempat diamankan ke Bareskrim Polri.
Namun, penahanan untuk SSS telah ditangguhkan karena masih harus mengikuti perkuliahan.
Baca Juga: PT LIB turun tangan, Komdis siap bertindak usai bus Persik diserang oknum suporter Arema FC
Sementara menurut Kemendiktisaintek, penyelasaian kasus ini sebaiknya mengedepankan pembinaan dan edukasi.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto juga menyatakan bahwa pihaknya akan ikut memberikan pendampingan pada SSS.
“Kemendiktisaiintek telah berkoordinasi secara aktif dengan pimpinan ITB untuk memastikan bahwa mahasiswa yang bersangkutan memperoleh pendampingan hukum, psikologis, pembinaan dan dukungan akademik yang layak selama proses ini berlangsung,” kata Brian dalam keterangannya pada Senin, 12 Mei 2025.
Selain itu, Brian mengungkapkan bahwa Kemendiktisaintek berjanji terus memantau perkembangan pada kasus tersebut dengan berkoordinasi bersama beberapa pihak.
Baca Juga: Kapal wisata tenggelam di Pulau Tikus, 7 orang meninggal: Ini daftar korban dan kronologinya
“Kemendiktisaintek akan terus memantau secara seksama perkembangan kasus ini dan berkolaborasi dengan aparat penegak hukum, pimpinan kampus, serta keluarga mahasiswi untuk memastikan penanganan yang adil, manusiawi, dan berorientasi pada pendidikan,” ujarnya lagi.
Ia menegaskan bahwa Kementerian memiliki komitmen untuk menjaga menjaga dan menjamin hak-hak mahasiswa sesuai dengan prinsip keadilan dan nilai-nilai dasar dunia akademik.
Sebelumnya, pihak ITB juga menyatakan bahwa mereka melakukan pendampingan kepada SSS selama kasus ini berjalan.
“Kami telah berkoordinasi dengan Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM) dan pihak kampus tetap memberi pendampingan pada mahasiswa,” ujar Direktur Komunikasi dan Humas ITB, Nurlaela Arief pada Jumat, 9 Mei 2025 lalu melalui keterangan tertulisnya.***
Artikel Terkait
Terkait kritik dan heboh meme Prabowo dengan Jokowi yang diduga dibuat mahasiswi ITB, istana: Presiden tak pernah buat laporan
Orang tua mahasiswi ITB yang diduga membuat meme Prabowo-Jokowi minta maaf, pihak kampus ungkap beri pendampingan
Amnesty Indonesia mengecam penangkapan mahasiswi ITB terkait meme Prabowo-Jokowi, klaim bentuk represi kebebasan berekspresi di ruang digital
Mahasiswi ITB yang diduga membuat meme Prabowo-Jokowi dianggap telah melanggar UU ITE, ada ancaman bui hingga 12 tahun dan denda miliaran rupiah
Ingar dugaan konten meme Jokowi-Prabowo, ITB soroti istana yang ingin tersangka mahasiswa dibina bukan dihukum
Skandal dugaan konten meme Jokowi-Prabowo, penahanan tersangka mahasiswi seni rupa ITB itu kini ditangguhkan
Permohonan penangguhan mahasiswi FSRD dikabulkan, ITB ucap terima kasih untuk Ketua Komisi III DPR RI