GENMILENIAL.ID - Kasus dugaan konten meme bergambar Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto kini menjadi sorotan publik tanah air.
Sebelumnya diketahui, konten meme Jokowi-Prabowo itu membuat mahasiswa kampus ITB berinisial SSS ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Peristiwa penangkapan mahasiswa ITB itu sempat menuai sorotan dari Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau PCO Istana RI, Hasan Nasbi, yang mengusulkan agar tersangka lebih baik dibina bukan dihukum.
"Kalau dari pemerintah, itu kalau anak muda, mungkin ada semangat-semangat yang telanjur, mungkin lebih baik dibina, karena masih sangat muda, bisa dibina, bukan dihukum gitu," kata Hasan kepada awak media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Terkait hal itu, kini Wakil Rektor Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian dan Administrasi ITB, Andryanto Rikrik Kusmara mendukung pernyataan dari kepala kantor Istana RI.
"Saya kira saya mendukung pernyataan, Pak Hasan Hasbi, terkait mahasiswa kami dan ITB sangat mengharapkan mahasiswi kami ini bisa dibina dengan baik oleh pihak ITB," tutur Kusmara dalam pernyataan resminya, pada Minggu, 11 Mei 2025.
Kusmara melanjutkan, pihaknya akan berupaya untuk membina para mahasiswanya agar dapat menyalurkan aspirasi secara proporsional.
Baca Juga: Viral dugaan konten meme Jokowi-Prabowo, penulis Tere Liye ingatkan publik soal skandal Fufufafa
Wakil Rektor ITB itu pun mengklaim pihak kampus akan melakukan perbaikan dan meningkatkan literasi digital mahasiswa.
"Dan ini menjadi bagian yang sangat penting, saya kira tidak saja bagi ITB, bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia," terang Kusmara.
"Tentu saja setiap perguruan tinggi dan kami berkomitmen untuk terus membantu mahasiswa menemukan tempatnya dalam mengaspirasikan pemikirannya, mengaspirasikan pendapatnya," tungkasnya.***
Artikel Terkait
Rekam jejak Menteri Satryo yang didemo anak buahnya hingga dituding arogan: Lahir di Belanda hingga dikenal sebagai ilmuwan di Kampus ITB
Istana beri respon penetapan tersangka mahasiswi ITB pembuat meme Prabowo-Jokowi: Dari pemerintah lebih baik dibina
Terkait kritik dan heboh meme Prabowo dengan Jokowi yang diduga dibuat mahasiswi ITB, istana: Presiden tak pernah buat laporan
Orang tua mahasiswi ITB yang diduga membuat meme Prabowo-Jokowi minta maaf, pihak kampus ungkap beri pendampingan
Amnesty Indonesia mengecam penangkapan mahasiswi ITB terkait meme Prabowo-Jokowi, klaim bentuk represi kebebasan berekspresi di ruang digital
Mahasiswi ITB yang diduga membuat meme Prabowo-Jokowi dianggap telah melanggar UU ITE, ada ancaman bui hingga 12 tahun dan denda miliaran rupiah
Viral dugaan konten meme Jokowi-Prabowo, penulis Tere Liye ingatkan publik soal skandal Fufufafa