GENMILENIAL.ID — Media sosial tengah dihangatkan oleh kisah sederhana namun sarat makna tentang kejujuran dan tanggung jawab.
Sebuah insiden mobil tergores yang diduga terjadi di area parkir pusat perbelanjaan justru berakhir dengan cerita menyentuh dan menuai pujian warganet.
Kisah tersebut dibagikan melalui unggahan akun Instagram @folkative, Minggu 8 Februari 2026.
Dalam unggahan itu, diceritakan seorang ibu dengan berani mengakui bahwa anaknya secara tidak sengaja menggores mobil milik orang lain saat membuka pintu kendaraan.
Alih-alih pergi tanpa jejak, sang ibu memilih meninggalkan secarik kertas berisi permintaan maaf dan nomor kontak pribadinya sebagai bentuk tanggung jawab.
“Bapak/Ibu, maaf ya, anak saya tadi buka pintu terlalu kencang jadi kena mobil bapak pada bagian kiri depan. Saya sertakan WA saya. Terima kasih,” tulis sang ibu dalam catatan tersebut.
Menunggu pemilik mobil, berakhir tinggalkan catatan
Dalam keterangan unggahan itu disebutkan, sang ibu sempat menunggu pemilik mobil yang tergores.
Namun karena tidak kunjung bertemu, ia akhirnya memutuskan meninggalkan catatan tersebut di kendaraan korban.
Baca Juga: Viral perjuangan guru di Padang Pariaman kunjungi rumah siswa, lewati sawah hingga naik bukit
Keputusan sederhana ini justru menjadi sorotan karena dinilai jarang dilakukan, terlebih di tengah maraknya kasus tabrak lari atau penghindaran tanggung jawab dalam insiden kecil di area publik.
Tak disangka, pada malam harinya, pemilik mobil akhirnya menghubungi nomor WhatsApp yang ditinggalkan sang ibu.
Pengakuan yang dinilai langka
Artikel Terkait
Pengungsi Aceh jamui relawan dari dapur umum, kisah berbagi di tengah duka banjir bikin haru
Dua butir telur dibagi untuk 23 orang, kisah warga Aceh Tamiang bertahan hidup tiga hari pascabanjir
Jalan kaki 9 jam demi sembako, kisah ibu di Tapanuli Tengah buka wajah buram distribusi bantuan bencana
Bermalam di hutan hingga makan ubi mentah, kisah pilu ibu di Tapanuli Tengah bertahan hidup saat longsor menerjang
Di tengah banjir Aceh Tamiang, kisah ayah selamatkan kucing peliharaan ini bikin haru warganet
Kisah relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan meski baru kehilangan ibu
Kisah Ustaz Deni di Ciparay, mengajar 85 anak ngaji tanpa bayaran meski hidup serba kekurangan