Viral perjuangan guru di Padang Pariaman kunjungi rumah siswa, lewati sawah hingga naik bukit

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 19:04 WIB
Viral guru SMPN 3 Kayu Tanam, Padang Pariaman yang melintasi medan sulit untuk menemui salah satu siswanya (Instagram/smpntigakayutanam.pdgpariaman)
Viral guru SMPN 3 Kayu Tanam, Padang Pariaman yang melintasi medan sulit untuk menemui salah satu siswanya (Instagram/smpntigakayutanam.pdgpariaman)

GENMILENIAL.ID — Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan tiga orang guru SMPN 3 Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Video tersebut menunjukkan bagaimana para guru harus menempuh medan sulit demi mengunjungi rumah salah satu siswanya yang tak kunjung kembali ke sekolah.

Video itu diunggah melalui akun Instagram @smpntigakayutanam.pdgpariaman dan dikutip pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Dalam tayangan tersebut, para guru terlihat berjalan kaki melewati pematang sawah, menyeberangi sungai, hingga mendaki perbukitan sebelum tiba di rumah siswa.

Baca Juga: Tanah bergerak di Jatinegara Tegal, warga was-was di malam hari hingga dijanjikan relokasi

“Perjalanan kami mengunjungi rumah salah seorang yang tak kunjung hadir kembali ke sekolah,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Lewati pematang sawah, sungai, hingga naik bukit

Video berdurasi sekitar 1 menit 52 detik itu diawali dengan momen para guru menyusuri pematang sawah milik warga.

Setelah itu, mereka harus menyeberangi jembatan kecil yang terbuat dari batang pohon dan melanjutkan perjalanan dengan mendaki bukit yang cukup terjal.

Medan yang dilalui jauh dari kata mudah dan menjadi gambaran nyata akses pendidikan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Putus rantai tengkulak, Polri fasilitasi KUR dan penyerapan bulog bagi petani jagung

“Masya Allah, luar biasa sekali perjalanan yang harus ditempuh siswa kami untuk bersekolah,” lanjut keterangan dalam unggahan itu.

Satu-satunya akses, kini rusak akibat banjir akhir 2025

Dalam kolom komentar, pihak sekolah menjelaskan bahwa jalur yang dilalui para guru tersebut merupakan satu-satunya akses menuju rumah siswa.

Menjawab pertanyaan warganet terkait kemungkinan jalur alternatif yang bisa dilalui kendaraan, pihak sekolah menegaskan tidak ada akses lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X