GENMILENIAL.ID — Bencana banjir yang melanda wilayah Pantura Subang dalam beberapa hari terakhir mengetuk kepedulian PT TKG Taekwang Indonesia.
Perusahaan bersama serikat pekerja menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp100 juta bagi warga terdampak banjir di wilayah Pamanukan dan sekitarnya.
Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan pada Rabu, 4 Februari 2026, sebagai bentuk solidaritas perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
Paket bantuan terdiri dari beras, mi instan, telur asin siap saji, air mineral, susu, makanan bayi, popok bayi, pembalut, hingga selimut.
Dilepas dari gerbang perusahaan, disalurkan ke posko bencana
Penyaluran bantuan diawali dengan pelepasan kendaraan bantuan di depan gerbang PT TKG Taekwang Indonesia.
Camat Cibogo Yayan Sofyan, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap warga Pantura Subang yang terdampak banjir.
Setelah pelepasan, kendaraan bantuan terlebih dahulu menuju Kantor BPBD Subang untuk melakukan koordinasi kesiapan, sebelum akhirnya bergerak ke Posko Bencana Pamanukan.
Bantuan tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Baca Juga: Kolaborasi kemanusiaan TNI AU dan Walubi layani 2.000 warga pelosok Subang
Manajemen dan karyawan bergerak bersama
Direktur Produksi PT TKG Taekwang Indonesia Ami Sumiati mengatakan, bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.
“Manajemen dan serikat pekerja PT TKG Taekwang Indonesia merasa terpanggil untuk menunjukkan solidaritas dengan membantu warga yang terdampak banjir di Pantura Subang,” ujar Ami kepada awak media.
Artikel Terkait
3.500 Rumah terendam banjir di Subang, Bupati Reynaldy desak BBWS segera normalisasi sungai
Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
DPRD Subang turun ke lokasi banjir Pantura, soroti curah hujan tinggi dan sistem drainase
Banjir meluas di Pantura Subang, Kang Rey pilih ngantor di lokasi dan desak normalisasi sungai
Pamanukan lumpuh total, banjir rendam pertokoan dan jalan utama hingga aktivitas warga terhenti
Banjir Pamanukan makin parah, ribuan warga mengungsi hingga padati kolong flyover
Bermalam di posko banjir Pantura, Kang Rey pastikan warga terdampak banjir tak kekurangan kebutuhan