Pamanukan lumpuh total, banjir rendam pertokoan dan jalan utama hingga aktivitas warga terhenti

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 17:34 WIB
Jalan provinsi di Pamanukan terendam banjir, menyebabkan akses utama warga lumpuh, Jumat 30 Januari 2026 (Dok. Istimewa)
Jalan provinsi di Pamanukan terendam banjir, menyebabkan akses utama warga lumpuh, Jumat 30 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Banjir besar melanda Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Kamis 30 Januari 2026.

Luapan Sungai Cipunagara menyebabkan kawasan pertokoan hingga jalan utama terendam air, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Pantauan di lapangan menunjukkan, air mulai menggenangi pusat pertokoan Pamanukan hingga menutup akses jalan protokol.

Sejumlah ruas vital, termasuk jalur provinsi penghubung Subang–Pamanukan, tidak bisa dilalui kendaraan sejak siang hari.

Baca Juga: Polisi sigap evakuasi lansia sakit stroke yang terjebak banjir di Pamanukan

Kondisi terparah terjadi di sekitar Kantor Desa Rancasari hingga Perempatan Kolong Flyover Pamanukan, yang kini berubah menjadi lautan air.

Ketinggian banjir dilaporkan mencapai hampir dua meter, atau setara pintu rumah warga.

Debit Sungai Cipunagara melampaui batas normal

Banjir dipicu oleh meningkatnya debit Sungai Cipunagara yang terus naik sejak pagi hari.

Berdasarkan data sementara, debit air telah mencapai 760 mdpl, jauh di atas ambang normal yang berada di angka 600 mdpl.

Baca Juga: Kisah Ustaz Deni di Ciparay, mengajar 85 anak ngaji tanpa bayaran meski hidup serba kekurangan

Akibatnya, air meluap dengan cepat dan menggenangi kawasan padat penduduk, termasuk pusat ekonomi warga.

“Banjir makin besar, pertokoan sudah terendam semua. Warga panik dan langsung keluar rumah untuk mengungsi,” ujar Dudung, warga Pamanukan.

Para pemilik toko terlihat berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka, mulai dari toko pakaian, elektronik, hingga perhiasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X