Banjir Pamanukan makin parah, ribuan warga mengungsi hingga padati kolong flyover

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 18:36 WIB
Ribuan warga mengungsi di kolong flyover Pamanukan, Kabupaten Subang, akibat banjir yang terus meluas karena luapan Sungai Cipunagara, Jumat 30 Januari 2026 (Dok. Istimewa)
Ribuan warga mengungsi di kolong flyover Pamanukan, Kabupaten Subang, akibat banjir yang terus meluas karena luapan Sungai Cipunagara, Jumat 30 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Banjir yang melanda Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, kian meluas akibat meluapnya Sungai Cipunagara.

Tingginya debit air membuat ribuan warga terpaksa mengungsi demi menyelamatkan diri dari rendaman banjir yang terus naik.

Hingga Jumat 30 Januari 2026, ribuan pengungsi terlihat memadati kolong flyover Pamanukan sepanjang sekitar 800 meter.

Selain itu, sejumlah warga juga mengungsi di Masjid Besar Al-Mukhlisin yang berada di samping Kantor Kecamatan Pamanukan.

Baca Juga: Transformasi digital IFG catat 500 ribu pengguna, One by IFG perluas akses layanan keuangan terintegrasi

Air terus naik, warga mengungsi dengan barang seadanya

Sebagian besar warga mengungsi hanya membawa pakaian seadanya dan karpet untuk alas tidur.

Rumah mereka diketahui sudah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

Salah seorang pengungsi, Wawan, mengatakan jumlah pengungsi terus bertambah seiring naiknya air Sungai Cipunagara.

“Pengungsi sekarang makin banyak, hampir 75 persen warga Desa Mulyasari sudah mengungsi. Rumah saya terendam lebih dari satu meter,” ujar Wawan.

Baca Juga: Pamanukan lumpuh total, banjir rendam pertokoan dan jalan utama hingga aktivitas warga terhenti

Ia mengaku memilih bertahan di kolong flyover karena lokasinya lebih dekat dengan rumah dibandingkan harus mengungsi ke masjid.

“Kalau ke Masjid Al-Mukhlisin terlalu jauh. Di sini juga sudah penuh, mungkin pengungsi sudah lebih dari seribu orang,” tambahnya.

BPBD dan polisi lakukan evakuasi warga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X