Akibat tidak terdaftar di Dapodik, Indah mengaku kerap tertinggal informasi penting, termasuk seleksi PPPK, hingga dibayangi risiko dirumahkan. Untuk bertahan hidup, ia bahkan harus bekerja sambilan.
“Pulang mengajar jadi antar jemput laundry, Pak,” tuturnya.
Fenomena ini kembali menegaskan bahwa isu kesejahteraan guru honorer masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah, terutama dalam menjamin keadilan dan kelayakan hidup bagi para pendidik yang berperan penting mencerdaskan generasi bangsa.***
Artikel Terkait
Cerita guru honorer di Karawang soal skandal dugaan Pertamax oplos: Pantas mesin motor saya sering bermasalah
Subsidi upah siap dicairkan, pemerintah siapkan Rp10,72 triliun untuk pekerja bergaji rendah dan guru honorer
Mendikdasmen Abdul Mu’ti ajukan tambahan Rp14,4 triliun: Untuk PIP hingga kesejahteraan guru honorer
Insentif guru honorer naik jadi Rp400 ribu mulai 2026, Mendikdasmen juga siapkan beasiswa kuliah
Viral keluhan guru honorer soal gaji, bandingkan penghasilan dengan sopir MBG: Miris hati saya
Guru honorer di Muaro Jambi dipolisikan usai razia rambut siswa, curhat ke DPR: Suami saya ditahan 3 bulan
Soroti upah guru honorer tak sampai UMR, Ferry Irwandi sebut ada yang digaji Rp60 ribu per bulan