Insentif guru honorer naik jadi Rp400 ribu mulai 2026, Mendikdasmen juga siapkan beasiswa kuliah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 23:06 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti umumkan kenaikan insentif guru honorer (YouTube.com/Sekretariat Kabinet)
Mendikdasmen Abdul Mu'ti umumkan kenaikan insentif guru honorer (YouTube.com/Sekretariat Kabinet)

GENMILENIAL.ID – Kabar baik bagi para guru honorer. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan adanya kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu per bulan mulai tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan, kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Tunjangan guru honorer atau insentif kita naikkan Rp100 ribu, sehingga mulai tahun depan guru-guru honorer akan mendapatkan insentif sebesar Rp400 ribu per bulan,” ujar Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu 22 Oktober 2025.

Baca Juga: Geger video 'Skandal Smanse', mahasiswa UNDIP akui editan AI, ayahnya polisi

Langsung ditransfer ke rekening guru

Mu’ti menjelaskan, sistem penyaluran insentif kini dilakukan secara langsung ke rekening guru penerima.

“Yang baru adalah tunjangan itu ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru. Ini merupakan terobosan dalam memberikan layanan birokrasi yang tidak birokratis,” ungkapnya.

Insentif tahun 2025 telah dibayarkan seluruhnya pada Juli lalu sebesar Rp2,1 juta kepada 347.383 guru honorer di seluruh Indonesia, dengan total anggaran mencapai Rp736,31 miliar.

Kemendikdasmen siapkan 150 ribu beasiswa guru

Selain kenaikan insentif, Kemendikdasmen juga menyiapkan beasiswa pendidikan untuk 150.000 guru yang ingin melanjutkan studi ke jenjang D4 atau S1 mulai tahun 2026.

Baca Juga: Bupati Situbondo Rio Wahyu sindir budaya feodal di pemerintahan: Kita butuh percepatan, bukan penghormatan berlebihan

“Program beasiswa ini sudah masuk dalam anggaran tahun 2026. Kami harap para guru yang belum D4 atau S1 bisa menyelesaikan studi dalam waktu satu tahun,” tutur Mu’ti.

Pada tahun 2025, program serupa telah diberikan kepada 12.500 guru dengan nilai Rp3 juta per semester, melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Kemenag: Bentuk komitmen kesejahteraan guru

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X