Viral bapak-bapak di Bekasi bernyanyi di tengah banjir setinggi dada, curhatannya bikin haru

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:27 WIB
Menyoroti aksi unik bapak-bapak di Bekasi, Jawa Barat saat rumahnya terendam banjir setinggi dada orang dewasa (TikTok.com/@desyndahr)
Menyoroti aksi unik bapak-bapak di Bekasi, Jawa Barat saat rumahnya terendam banjir setinggi dada orang dewasa (TikTok.com/@desyndahr)

GENMILENIAL.ID — Di tengah musibah banjir yang kembali melanda wilayah Bekasi, Jawa Barat, sebuah video sederhana justru mencuri perhatian jutaan warganet.

Seorang bapak-bapak terlihat bernyanyi dengan penuh ekspresi di depan rumahnya yang terendam banjir, seolah mengubah kepedihan menjadi hiburan bagi diri sendiri dan orang di sekitarnya.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Perumahan Green Lavender, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Banjir dilaporkan merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa, memaksa sebagian warga menyelamatkan barang-barang dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga: ISI bedah strategi AS era Trump, Indonesia dihadapkan tantangan besar di kawasan Indo-Pasifik

Viral di media sosial

Momen itu terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @desyndahr pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam video tersebut, bapak-bapak yang belum diketahui identitasnya berdiri di halaman rumahnya yang terendam banjir, sambil melempar senyum ke arah tetangga yang sibuk memindahkan perabotan.

Alih-alih larut dalam kesedihan, ia justru bernyanyi dengan suara lantang. Lagu anak-anak legendaris 'Lihat Kebunku' ciptaan Ibu Sud diubah liriknya menjadi ungkapan isi hati korban banjir.

“Hey, lihat rumahku, penuh dengan air!” teriak sang bapak sambil bernyanyi, sontak menarik perhatian warga sekitar.

Baca Juga: Kang Rey tekan BUMD Subang berbenah: Jangan sekadar cari untung, bangun iklim bisnis sehat

Lirik lagu jadi curahan hati

Dengan nada ceria namun sarat makna, bapak tersebut melanjutkan liriknya sambil menunjuk ke arah tetangga.

“Banyak yang ngungsi dan banyak yang renang,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X