GENMILENIAL.ID — Di tengah musibah banjir yang kembali melanda wilayah Bekasi, Jawa Barat, sebuah video sederhana justru mencuri perhatian jutaan warganet.
Seorang bapak-bapak terlihat bernyanyi dengan penuh ekspresi di depan rumahnya yang terendam banjir, seolah mengubah kepedihan menjadi hiburan bagi diri sendiri dan orang di sekitarnya.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Perumahan Green Lavender, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.
Banjir dilaporkan merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa, memaksa sebagian warga menyelamatkan barang-barang dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: ISI bedah strategi AS era Trump, Indonesia dihadapkan tantangan besar di kawasan Indo-Pasifik
Viral di media sosial
Momen itu terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @desyndahr pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam video tersebut, bapak-bapak yang belum diketahui identitasnya berdiri di halaman rumahnya yang terendam banjir, sambil melempar senyum ke arah tetangga yang sibuk memindahkan perabotan.
Alih-alih larut dalam kesedihan, ia justru bernyanyi dengan suara lantang. Lagu anak-anak legendaris 'Lihat Kebunku' ciptaan Ibu Sud diubah liriknya menjadi ungkapan isi hati korban banjir.
“Hey, lihat rumahku, penuh dengan air!” teriak sang bapak sambil bernyanyi, sontak menarik perhatian warga sekitar.
Baca Juga: Kang Rey tekan BUMD Subang berbenah: Jangan sekadar cari untung, bangun iklim bisnis sehat
Lirik lagu jadi curahan hati
Dengan nada ceria namun sarat makna, bapak tersebut melanjutkan liriknya sambil menunjuk ke arah tetangga.
“Banyak yang ngungsi dan banyak yang renang,” ujarnya.
Artikel Terkait
Ramai anak-anak berenang, sungai bekas banjir di Bener Meriah kini jadi wisata dadakan
Banjir meluas di Pantura Subang, Kang Rey pilih ngantor di lokasi dan desak normalisasi sungai
H-20 Ramadan, korban banjir bandang di Aceh cemaskan tradisi berbagi kanji rumbi terancam terputus
Polisi sigap evakuasi lansia sakit stroke yang terjebak banjir di Pamanukan
Pamanukan lumpuh total, banjir rendam pertokoan dan jalan utama hingga aktivitas warga terhenti
Banjir Pamanukan makin parah, ribuan warga mengungsi hingga padati kolong flyover
Sirine banjir sempat berbunyi, warga Bekasi berlarian dan berkumpul di jembatan pantau ketinggian air