- 711 unit huntara telah dibangun di tahap pertama
- Tersebar di lima kecamatan:
- Baktiya: 215 unit
- Baktiya Barat: 5 unit
- Dewantara: 115 unit
- Sawang: 241 unit
- Seunuddon: 135 unit
Baca Juga: Pedagang es kelapa di Gowa viral daftarkan 24 kerabat haji, total setoran tembus Rp600 juta
Selain itu, tercatat:
- 4.404 unit huntara telah diproses
- 4.840 KK menerima Dana Tunggu Hunian (DTH)
- Rencana pembangunan 4.569 huntap insitu dan 635 huntap relokasi
Namun, bagi warga Lhok Pungki, bantuan tersebut masih belum sepenuhnya menjangkau mereka karena keterbatasan akses dan kondisi geografis yang ekstrem.
Harapan warga: Akses dan kehidupan kembali normal
Meski dusun mereka nyaris hilang, warga Lhok Pungki masih berharap bisa kembali hidup normal.
Mereka menantikan akses jalan yang layak, hunian permanen, serta perhatian berkelanjutan dari pemerintah.
Bagi mereka, banjir bukan hanya merenggut rumah, tetapi juga menghapus jejak kehidupan yang telah dibangun puluhan tahun.***
Artikel Terkait
Guru di Pidie Jaya Aceh viral menangis usai laptop sekolah tertimbun lumpur, ungkap banyak data pensiun guru senior
Influencer Sherly Annavita soroti video viral warga Malut seberangi sungai deras tanpa jembatan
Pulang dari pesantren, bocah Aceh Tamiang dapati rumahnya sudah hanyut diterjang banjir bandang
Akses darat masih putus, warga desa terisolir di Aceh Tengah jalan kaki 2 km lewati sungai demi jual durian
Lebih dari sebulan pascabanjir, warga Desa Pante Kera Aceh Timur bertahan di bukit dan masih terisolir
Pilu ibu korban banjir bandang Aceh, kenang genggaman terakhir anak: Yang penting kalian hidup, biarkan mama
Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet