Ia dan tim relawan harus menempuh perjalanan melewati jalur pegunungan menggunakan sepeda motor, lalu melanjutkan dengan rakit atau getek.
Baca Juga: Usai boyong keluarga ke Indonesia, John Herdman disebut bakal terbang ke Eropa temui pemain diaspora
“Ini kampung paling ujung. Bukan Aceh Tamiang, bukan Aceh Tengah, ini Aceh Utara. Kami naik motor melewati gunung, dan ternyata masih ada wilayah yang kondisinya separah ini,” ujarnya.
Ia juga memperlihatkan batang-batang pohon besar yang terseret dari bukit saat banjir terjadi.
“Pohon sebesar ini bisa turun ke sini. Apakah karena air? Atau karena ulah manusia? Atau mungkin memang jalurnya sudah rusak sejak lama,” ungkapnya.
Akses menuju dusun tersebut hanya bisa dilalui saat arus sungai sedang tenang. Jika debit air meningkat, warga dan relawan harus menunggu berjam-jam karena getek tidak bisa beroperasi.
Baca Juga: BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain NEV di Zhengzhou, uji teknologi kendaraan listrik di medan ekstrem
Dusun Lhok Pungki, wilayah yang nyaris hilang
Dusun Lhok Pungki berada di Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Saat banjir bandang melanda, dusun ini menjadi salah satu wilayah terparah terdampak.
Sebanyak 489 jiwa terdampak langsung akibat bencana tersebut. Bahkan, menurut data lapangan, kawasan ini telah mulai tergenang sejak 22 November 2025, sepekan sebelum banjir besar dan longsor melanda wilayah Aceh lainnya.
Tak hanya rumah warga yang rusak, infrastruktur dasar seperti jalan, akses logistik, dan fasilitas umum ikut lumpuh total.
Ribuan huntara dibangun, warga masih menunggu
Sebagai upaya penanganan, pemerintah telah membangun hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah terdampak di Aceh Utara.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 15 Januari 2026, tercatat:
Artikel Terkait
Guru di Pidie Jaya Aceh viral menangis usai laptop sekolah tertimbun lumpur, ungkap banyak data pensiun guru senior
Influencer Sherly Annavita soroti video viral warga Malut seberangi sungai deras tanpa jembatan
Pulang dari pesantren, bocah Aceh Tamiang dapati rumahnya sudah hanyut diterjang banjir bandang
Akses darat masih putus, warga desa terisolir di Aceh Tengah jalan kaki 2 km lewati sungai demi jual durian
Lebih dari sebulan pascabanjir, warga Desa Pante Kera Aceh Timur bertahan di bukit dan masih terisolir
Pilu ibu korban banjir bandang Aceh, kenang genggaman terakhir anak: Yang penting kalian hidup, biarkan mama
Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet