Lhok Pungki, Dusun di Aceh Utara yang kini berubah jadi sungai pascabanjir bandang

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 18 Januari 2026 | 22:54 WIB
Warga di Aceh Utara ungkap cerita soal aliran sungai baru pascabanjir (Instagram/dr_brewok)
Warga di Aceh Utara ungkap cerita soal aliran sungai baru pascabanjir (Instagram/dr_brewok)

Ia dan tim relawan harus menempuh perjalanan melewati jalur pegunungan menggunakan sepeda motor, lalu melanjutkan dengan rakit atau getek.

Baca Juga: Usai boyong keluarga ke Indonesia, John Herdman disebut bakal terbang ke Eropa temui pemain diaspora

“Ini kampung paling ujung. Bukan Aceh Tamiang, bukan Aceh Tengah, ini Aceh Utara. Kami naik motor melewati gunung, dan ternyata masih ada wilayah yang kondisinya separah ini,” ujarnya.

Ia juga memperlihatkan batang-batang pohon besar yang terseret dari bukit saat banjir terjadi.

“Pohon sebesar ini bisa turun ke sini. Apakah karena air? Atau karena ulah manusia? Atau mungkin memang jalurnya sudah rusak sejak lama,” ungkapnya.

Akses menuju dusun tersebut hanya bisa dilalui saat arus sungai sedang tenang. Jika debit air meningkat, warga dan relawan harus menunggu berjam-jam karena getek tidak bisa beroperasi.

Baca Juga: BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain NEV di Zhengzhou, uji teknologi kendaraan listrik di medan ekstrem

Dusun Lhok Pungki, wilayah yang nyaris hilang

Dusun Lhok Pungki berada di Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Saat banjir bandang melanda, dusun ini menjadi salah satu wilayah terparah terdampak.

Sebanyak 489 jiwa terdampak langsung akibat bencana tersebut. Bahkan, menurut data lapangan, kawasan ini telah mulai tergenang sejak 22 November 2025, sepekan sebelum banjir besar dan longsor melanda wilayah Aceh lainnya.

Tak hanya rumah warga yang rusak, infrastruktur dasar seperti jalan, akses logistik, dan fasilitas umum ikut lumpuh total.

Baca Juga: Raffi Ahmad serap aspirasi pelaku kreatif Banyumas–Cilacap, dorong ekosistem seni berdaya saing nasional

Ribuan huntara dibangun, warga masih menunggu

Sebagai upaya penanganan, pemerintah telah membangun hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah terdampak di Aceh Utara.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 15 Januari 2026, tercatat:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X