Pamit umrah, Salim A Fillah tinggalkan jejak kebaikan di Aceh usai bangun jembatan hingga sekolah darurat

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:26 WIB
Menyoroti pernyataan pendakwah Salim A Fillah yang pamit pergi meninggalkan wilayah terdampak bencana di Aceh (Instagram.com/@salimafillah_official)
Menyoroti pernyataan pendakwah Salim A Fillah yang pamit pergi meninggalkan wilayah terdampak bencana di Aceh (Instagram.com/@salimafillah_official)

GENMILENIAL.ID Aksi kemanusiaan pendakwah Salim A Fillah di wilayah terdampak bencana Aceh menuai perhatian luas publik.

Setelah terlibat langsung dalam berbagai upaya pemulihan pascabanjir bandang dan longsor, Salim berpamitan sementara kepada warga karena akan menunaikan ibadah umrah.

Aceh diketahui dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu.

Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur, termasuk akses jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas ibadah.

Baca Juga: Hilang kontak di Leang-leang Maros, pesawat ATR Indonesia Air angkut 11 orang dalam pencarian Basarnas

Dalam kondisi tersebut, Salim A Fillah bersama relawan turun langsung membantu warga dengan berbagai program kemanusiaan, mulai dari pembukaan akses jalan, pembangunan jembatan, hingga pendirian sekolah darurat.

Pamit umrah, pastikan program tetap berjalan

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @salimafillah_official, Jumat 16 Januari 2026, Salim menyampaikan pamit sementara dari Aceh untuk menunaikan ibadah umrah.

“Saya izin pamit sebentar dari Aceh untuk menjalankan amanah membersamai umrah. Insya Allah kami akan kembali lagi,” tulisnya.

Baca Juga: Kopi Subang tembus pasar Afrika, 96 ton diekspor ke Aljazair jadi bukti koperasi lokal naik kelas

Meski harus meninggalkan lokasi sementara, Salim memastikan seluruh program kemanusiaan yang telah berjalan tetap berlanjut demi pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.

“Sebelum berangkat, kami sudah pastikan semua program terus berjalan dan memberikan manfaat yang terus mengalir. Mohon doanya,” lanjutnya.

Bangun jembatan untuk akses 7 desa

Salah satu program utama yang dijalankan tim relawan adalah pembangunan jembatan darurat. Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga dari tujuh desa yang sebelumnya terisolasi akibat banjir bandang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X