Baca Juga: Polres Subang wujudkan rumah layak huni untuk Ibu Armah lewat program Rutilahu
“Jembatan untuk tujuh desa sudah bisa dilalui mobil dan warga kembali beraktivitas normal,” ungkap Salim.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan ke wilayah lain yang masih terputus aksesnya, agar roda perekonomian dan mobilitas warga dapat kembali berjalan.
Sekolah darurat dan pemulihan masjid
Tak hanya infrastruktur jalan, Salim juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan dan keagamaan.
Ia menyebut, sekolah darurat menjadi kebutuhan mendesak agar anak-anak tetap bisa belajar meski dalam kondisi pascabencana.
Baca Juga: Viral pengeroyokan guru di SMK Jambi, berawal dari teguran hingga persoalan panggilan ‘Prince’
“Memperbanyak sekolah darurat agar pendidikan anak-anak tetap berjalan,” ujarnya.
Selain itu, tim relawan juga membantu pemulihan masjid dengan membersihkan bangunan, memperbaiki fasilitas, serta menyediakan kembali perlengkapan ibadah.
“Santri PM3 kami juga ikut menghidupkan kembali TPA di desa-desa terdampak,” jelas Salim.
Tuai dukungan dan doa warganet
Unggahan Salim tersebut menuai respons positif dari warganet. Hingga Jumat sore, postingan itu telah disukai lebih dari 20 ribu pengguna Instagram, disertai ratusan komentar doa dan dukungan.
Baca Juga: Theo Derick ungkap penyebab munculnya sandwich generation, bukan soal gaji tapi perbedaan mindset
“Sehat selalu Ustaz, semoga Allah balas semua kebaikan untuk warga Aceh,” tulis salah satu warganet.
“Terima kasih sudah hadir di saat mereka membutuhkan. Semoga menjadi amal jariyah,” tulis akun lainnya.
Artikel Terkait
Guru di Pidie Jaya Aceh viral menangis usai laptop sekolah tertimbun lumpur, ungkap banyak data pensiun guru senior
Pulang dari pesantren, bocah Aceh Tamiang dapati rumahnya sudah hanyut diterjang banjir bandang
Akses darat masih putus, warga desa terisolir di Aceh Tengah jalan kaki 2 km lewati sungai demi jual durian
Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir
Akses jalan terputus, perjuangan nakes menembus desa terisolir di Linge Aceh Tengah lewati sungai berarus deras
Lebih dari sebulan pascabanjir, warga Desa Pante Kera Aceh Timur bertahan di bukit dan masih terisolir
Pilu ibu korban banjir bandang Aceh, kenang genggaman terakhir anak: Yang penting kalian hidup, biarkan mama